Pengunjung Sempatkan Selfie di Tengah Jalan Malioboro

Seperti yang diketahui, hanya kendaraan bermotor tertentu saja yang diperbolehkan melintasi kawasan Malioboro, Selasa (18/6/2019). Hal ini membuat Jalan Malioboro menjadi lenggang dan sepi. Para pengunjung pun enggan melewatkan momen ini, di mana biasanya Jalan Malioboro selalu padat kendaraan.
Terlihat beberapa pengunjung berfoto di tengah Jalan Malioboro. Tentu saja hal ini tidak bisa dilakukan di hari biasa lantaran antrean kendaraan yang tak putus-putus. Salah seorang wisatawan pun mengaku kaget dengan suasana Jalan Malioboro hari ini.
“Heran mbak tadi. Biasanya kan selalu ramai, klakson di mana-mana. Ini hari ini benar-benar sepi. Lumayan bisa buat jalan-jalan dengan tenang sambil selfie-selfie juga,” ujar Nani (28), wisatawan dari Bandung, Selasa (18/6/2019).
Salah seorang petugas pengatur lalu lintas, Nugroho, mengungkapkan bahwa konsep kawasan Malioboro menjadi pedestrian ini harus dipikirkan matang-matang. Tidak hanya sekedar penutupan jalan tetapi juga akses parkir serta jalan masuk kendaraan ke toko-toko yang ada.
Ia membeberkan, banyak toko di Jalan Malioboro yang tidak memiliki akses masuk dari belakang bangunan. Sehingga, mau tidak mau harus parkir agak jauh.
“Belum lagi soal pengalihan jalur yang membuat beberapa ruas jalan di sekitar kawasan Malioboro menjadi padat. Juga, kurangnya tenaga dan petugas pengawas di sini (Malioboro) jadi dilema tersendiri,” ujarnya.
Beberapa pengendara motor dan mobil pun berusaha melakukan negosiasi agar diperbolehkan untuk melintasi Jalan Malioboro dengan alasan bekerja. Namun, hal ini ditolak oleh petugas dan meminta pada para pengendara untuk memarkirkan kendaraannya di kantong parkir yang ada dan berjalan kaki di Jalan Malioboro.
Kendaraan masih diperkenankan melintas hingga di depan Mall Malioboro. Selanjutnya, kendaraan diarahkan masuk ke jalan yang ada di sisi kiri dan kanan Jalan Malioboro.
Salah seorang petugas parkir di Ketandan, Heri, mengaku ada penurunan omzet perolehan parkir di tempatnya bekerja. “Mungkin karena banyak yang bingung akses ke Malioboro dan akses untuk ke sini (tempat parkir Ketandan),” ujarnya. (asa/adn)
