News
·
15 Februari 2020 17:46

Penjelasan Pihak Mall di Yogyakarta soal Gedung Bergoyang saat Konser

Konten ini diproduksi oleh Tugu Jogja
Penjelasan Pihak Mall di Yogyakarta soal Gedung Bergoyang saat Konser (76024)
Denny Caknan saat tampil di konser +62 Experience di Sleman, Jumat (14/2/2020). Foto: Sandra.
Konser musik yang diadakan pada Hari Valentine di salah satu mall di Yogyakarta mendadak viral. Hal tersebut disebabkan karena beberapa penonton merasa gedung mall seolah bergetar.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut diakui oleh salah seorang penonton yang mengunggahnya di media sosial Twitter. Penonton mengaku merasakan gedung seolah bergetar ketika konser musik berlangsung. Akibatnya, konser musik tersebut diselesaikan lebih cepat.
Lagi konser di salah satu mall di Jogja, di band terakhir konser di hentikan grgr gedungnya goyang, bener2 goyang, aku yg posisinya ditengah lagi joget tbtb ngerasa kayak main ombak banyu pasar malem langsung aku mundur bener2 degdegan 😭 aku cerita lagi dibawah” tulis akun twitter @Adindatitan1.
“Lantainya goyang. Aku langsung auto berhenti joget dong ya,” ujar Caely, salah seorang penonton.
Pihak mall pun angkat bicara terkait dengan beredarnya kabar tersebut. Disebutkan, bahwa getaran atau goyangan yang terjadi di Gedung mall adalah hal yang wajar. Seperti halnya ketika seseorang melewati jembatan layang yang juga masih terasa getarannya.
ADVERTISEMENT
“Namun kami juga paham secara psikologis kekhawatiran penonton. Gedung SCH sendiri memakai plat baja yang tentunya sudah dipertimbangkan sedemikian rupa, dengan menggunakan tersebut impactnya yaitu daya lentingnya dari baja itu sendiri ringan kuat dan lentur,” ujar Tika Sari, Public Relation SCH, saat dihubungi, Sabtu (15/2/2020).
Soal konser musik yang diselesaikan lebih cepat, Tika menegaskan bahwa hal tersebut tidak ada hubungannya dengan gedung yang bergoyang seperti yang diperkirakan oleh penonton.
“Jadi emang benar bahwa kemarin acara diselesaikan lebih cepat mbak, dikarenakan ada sedikit permasalahan teknis di panggung dan over time waktu dari izin yang sudah ada,” katanya.
“Jadi tidak perlu ada yang dikhawatirkan terkait dari sisi gedung. Untuk permasalahan kenapa akhirnya diakhiri konser semalam balik lagi diawal bahwa adanya over time,” tutupnya.
ADVERTISEMENT