Konten Media Partner

PKL Direlokasi, Pemkot Yogyakarta: Pedagang Tidak Pindah dari Malioboro

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. Foto: Birgita/Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. Foto: Birgita/Tugu Jogja

Rencana relokasi PKL Malioboro yang diharapkan berlangsung setidaknya Januari 2022 ini telah di depan mata. Meski sempat ada banyak polemik lantaran merasa tidak lagi mencirikan wajah Malioboro, Pemerintah Kota Yogyakarta tampaknya berpendapat lain.

“Para pedagang itu tidak pindah dari Malioboro, tetap di Malioboro cuma kita kumpulkan di satu tempat,” ujar Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi pada Kamis (20/1/2022).

Ia menyebut bahwa nantinya wisatawan tidak perlu khawatir karena mereka masih bisa membeli oleh-oleh di Malioboro. Hanya saja memang tempatnya akan berubah dimana tidak lagi berada di pinggir jalan.

“Pada dasarnya orang silakan datang seperti biasa tempatnya beli oleh oleh hanya di sana. Tidak ada perubahan,” ujarnya.

Menurut Heroe, relokasi PKL Malioboro ini dipikirkan masak-masak. Hal itu lantaran pemerintah memikirkan tata Kelola di masa mendatang.

Sementara itu ditanya soal kepindahan seluruh PKL Malioboro menempati lokasi yang baru, pihaknya belum bisa memastikan. Meski demikian, ia menyebut bahwa lokasi yang nantinya akan ditempati sudah hampir siap.

“Sudah siap sudah 99 sekian persen. Tinggal dikit perbaikan termasuk penanda. Beberapa perlu dipasang tempat meja dan segala macam,” ungkapnya.