PLN Optimis Warga Semakin Sejahtera di Tahun 2024
·waktu baca 2 menit

PLN UID Jawa Tengah & DIY optimis di tahun 2024 ini masyarakat kian sejahtera seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang melejit. Pertumbuhan ekonomi ditandai dengan naiknya konsumsi listrik sebesar 4% dari tahun 2022, dimana total penjualan yang dibukukan PLN pada 2023 adalah sebesar 31.995 Giga Watt hour (GWh).
Nilai penjualan listrik tersebut tak lepas dari peran industri dan pelanggan tegangan tinggi yang menyumbang 30% dari konsumsi listrik PLN di Jateng DIY. Hal ini tentu menandakan bahwa Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta masih cukup “sexy” bagi para pebisnis dan investor.
"Terima kasih PLN sudah berkolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendukung pembangunan untuk masyarakat, terutama di bidang kelistrikan. Semoga kedepan kita dapat mewujudkan program-program lain yang semakin bermanfaat untuk masyarakat," kata Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah, Boedyo Dharmawan, Minggu (7/1/2024).
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Mochamad Soffin Hadi menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh stakeholders serta masyarakat yang telah tumbuh dan membangun bangsa bersama PLN.
"PLN tumbuh bersama masyarakat, membangun roda perekonomian bangsa. Tidak hanya profit oriented namun kami juga memberikan dukungan untuk menunjang lini kehidupan masyarakat tidak hanya industri dan bisnis, namun juga agrikultur," jelasnya.
Soffin menambahkan PLN juga siapkan program untuk pelaku agrikultur. Program ini sangat bermanfaat untuk pelaku agrikultur karena pelaku usaha dapat melakukan efisiensi biaya produksi serta tingkatkan produktivitas hasil melalui pemanfaatan energi listrik.
"Dengan listrik PLN, petani/ petambak/ peternak beralih dari genset yang menimbulkan efisiensi biaya karena tentunya listrik PLN jauh lebih murah dibanding membeli BBM. Dengan listrik produktivitas lahan dapat bertambah frekuensi panennya karena mendapat pengairan yang rutin dari pompa air," ungkapnya.
