Konten Media Partner

Polisi Hapus Sistem Buka Tutup di Jalan Jogja-Wonosari yang Sempat Longsor

Tugu Jogjaverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi Jalan Jogja-Wonosari yang dibuka 2 jalur usai sempat terjadi longsor. Foto: istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi Jalan Jogja-Wonosari yang dibuka 2 jalur usai sempat terjadi longsor. Foto: istimewa

Proses rehabilitasi longsoran di Jalan Jogja Wonosari KM 17 Dusun plesedan Kelurahan Srimulyo Kapanewon Piyungan dianggap sudah selesai. Hingga akhirnya jalan Jogja-Wonosari kembali dibuka dua arah.

Rabu (30/11/2022) pagi, barikade dengan menggunakan waterbarrier sudah dipindah. Ruas Jalan Jogja-Wonosari sebelumnya diberlakukan sistem buka tutup selama proses rehabilitasi jalan yang mengalami longsor.

Kali ini tidak ada lagi antrean kendaraan dari dua arah mendekati lokasi longsoran. Kendaraan yang melintas baik dari arah Yogyakarta ataupun dari Wonosari sudah bisa melintas dengan leluasa tanpa harus mengantre terlebih dahulu.

Kapolsek Piyungan, Kompol Suharyanto mengatakan Rabu pagi pihak pelaksana proyek memutuskan untuk membuka kembali sistem buka tutup yang mereka lakukan sebelumnya. barrier untuk buka tutup ruas jalan tersebut sudah dipindah.

"Iya tadi pagi kendaraan dua arah sudah dapat melintas dengan leluasa meskipun dengan kecepatan rendah," kata dia, Rabu (30/11/2022).

Pelaksana proyek baru selesai melakukan pengaspalan Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Namun kondisinya belum 100% selesai karena para pekerja masih melakukan finishing. Dan aspal sudah dianggap kering dan mengeras sehingga diperkenankan untuk dilalui kendaraan.

Pihaknya sendiri masih tetap memantau arus lalu lintas karena kondisi pengerjaan longsoran tersebut belum 100 persen selesai. Para pekerja terus melakukan penyelesaian proses rehabilitasi tersebut dengan sembari membersihkan peralatan yang digunakan.

"Para pekerja masih melakukan finishing,"terang dia.

Dia menambahkan ada masa sekitar 21 hari untuk evakuasi dan pemeliharaan dari pelaksana proyek. Dan memang pengendara harus tetap berhati-hati ketika melintas di lokasi bekas longsoran.

Kanit Lantas Polsek Piyungan, Iptu Giyarto menambahkan, sebenarnya secara resmi jalan Jogja-Wonosari yang mengalami longsor belum dibuka sepenuhnya untuk dua arah. Namun nampaknya pelaksana proyek sudah menghendaki agar sistem buka tutup ditiadakan.

"Pengerjaan aspal sendiri sebenarnya baru selesai Rabu dini hari sekitar 01.00 WIB. Mungkin dianggap sudah keras aspalnya dan kering sehingga boleh dilalui," terangnya.

"Saat ini sudah tidak ada lagi relawan yang berjaga di ruas tersebut,"kata dia.

Giyarto mengungkapkan, kemungkinan rekayasa buka tutup jalan Jogja-Wonosari akan berpindah. kemungkinan dalam waktu dekat ini, sistem buka tutup akan kembali dilaksanakan di ruas jalan Jogja-Wonosari tepatnya di km 16 tepatnya di Dusun Tambalan atau di dekat masjid Tambalan.

"Di lokasi tersebut sebenarnya juga mengalami longsoran. Itu longsornya bebarengan longsoran di km 17 tersebut. tetapi skalanya masih lebih kecil," kata dia.