Konten Media Partner

Pura-pura Jajan, Pria di Gunungkidul Curi Tas Berisi Uang Tunai dan Emas

Tugu Jogjaverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi meninjau warung mie ayam di Gunungkidul yang alami pencurian. Foto: istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Polisi meninjau warung mie ayam di Gunungkidul yang alami pencurian. Foto: istimewa

Riyanto (59) pedagang bakso dan mie ayam di Kapanewon Playen Gunungkidul harus gigit jari. Harta yang ia miliki hasil dari usaha bakso dan mie ayam raib digondol pencuri yang menyamar sebagai pembeli.

Maling yang diketahui berjenis kelamin laki-laki ini nekat menguras harta warung mie ayam dan bakso Sor Talok tersebut. Aksi yang terjadi terletak di Padukuhan Sumberejo, Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen, Gunungkidul.

Barang yang berhasil dibawa pelaku diantaranya tas coklat berisi uang Sekitar Rp 8 juta, tas warna merah berisi uang sekitar Rp 2 juta perhiasan emas seberat 29 gram dan Hp, serta tas berwarna putih yang berisi Hp Samsung putih dan Hp Samsung biru serta kacamata kir.

"Kami sedang mendalami kasus ini, kami sudah lakukan olah tempat kejadian perkara serta menanyai saksi saksi," ujar Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi, Selasa (23/11/2021.

Hajar mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi pada Senin(22/11/2021), sekira Pukul 13.30 WIB. Dan pihaknya menerima laporan kejadian ini Jam 14.30 WIB karena pelaku membawa kabur tiga buah tas berisi uang tunai, perhiasan dan HP.

Kejadian berawal saat pelaku datang ke warung milik korban, dan memesan kopi 1 gelas. Kopi diminum di tempat, kemudian pelaku memesan lagi 1 porsi bakso dan 3 gelas kopi untuk dibungkus. Sambil menunggu pesanan rampung, pelaku menunggu di kursi depan diluar Warung.

kumparan post embed

"Nampaknya pelaku mempelajari situasi terlebih dahulu. Apalagi pemilik warung hanya jaga sendirian,"tambahnya.

Saat sedang dibuatkan pesanan, pelaku kemudian memesan lagi es teh 15 bungkus, dan es batu 10 ribu. Karena persediaan es batu di warung kurang, korban kemudian pulang dulu ke rumahnya untuk mengambil es batu.

"Rumah korban memang tidak jauh dari warung," ungkap dia.

Korban kemudian pulang dan saat kembali ke warung, didapati pelaku sudah tidak ada ditempatnya. Makanan dan minuman yang dipesan pelaku juga masih berada ditempatnya. Pemilik warung yang merasa curiga kemudian memeriksa barang barang miliknya.

Betapa kagetnya korban, saat mengetahui tas tempat uang, Hp dan emas sudah tidak ada. Menyadari menjadi korban pencurian, ia diantar untuk melaporkan kejadian itu ke Polsek Playen.

"Makanan dan minuman yang dipesan oleh pelaku tidak dibawa, masih terletak di warung korban," terang Hajar.

Keterangan yang didapatkan dari korban dan saksi saksi, ciri- ciri pelaku diantaranya postur tubuh gemuk pendek, tidak memakai masker, memakai celana hitam biasa, logat bahasa Jawa, sepatu hitam, baju merah putih dan memakai jaket hitam.

"Pelaku menggunakan sepeda motor Honda Supra Warna Hitam, sayang plat nomor kendaraan tidak diketahui. Pelaku mengendarai kendaraannya ke arah utara atau arah simpang tiga Gading," jelasnya.