Raffi Ahmad Diusulkan Jadi Capres, PKS: Hanya Guyonan
·waktu baca 2 menit

Beberapa waktu lalu warganet digegerkan dengan munculnya sosok Raffi Ahmad yang diusulkan untuk menjadi Capres 2024. Hal ini diunggah oleh salah seorang politisi PKS lewat akun instagram pribadinya.
Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid, menjelaskan terkait hal tersebut. Ia mengungkapkan bahwa itu hanyalah guyonan politik.
"Mengusulkan Raffi Ahmad sebagai presiden itu hanya guyonan, agar politik kita segar lah ya. Pastilah Zulkieflimansyah paham bahwa calon presiden dari PKS itu ditentukan oleh lembaga tertinggi partai yang namanya Majelis Syuro," tuturnya, Sabtu (28/5/2022).
Wakil Ketua MPR ini melanjutkan, sampai hari ini Majelis Syuro belum memutuskan tentang calon presiden yang akan diusung oleh PKS. Saat ini pihaknya masih melakukan konsolidasi untuk persiapkan pemenangan Pemilu 2024.
"Seperti katanya pak Jokowi Ojo kesusu saya kira baik juga, partai politik juga bangsa ini tidak hanya mikir tentang calon presiden. Tapi betul-betul menjaga nilai-nilai reformasi bisa dilaksanakan. Agar KKN bisa diberantas. Kemerdekaan pers dapat betul direalisasikan," katanya.
Saat ini, PKS ingin fokus untuk kawal Indonesia agar tetap pada jalur harapan reformasi seperti berantas korupsi, hingga menjamin kebebasan pers.
Selain itu, Sesuai dengan jadwalnya kita laksanakan secara bersama, sekarang ini, mari kita bersama-sama mengawal agar kemaslahatan rakyat bisa diwujudkan dalam bentuk reformasi.
Kualisi boleh boleh saja, terkait dengan pilpres ukurannya dengan presiden prestrue yang 20%. Ada partai yang tidak perlu kualisi misalnya PDIP sudah mencapai 20%. Tapi yang lain bila ingin mencalonkan memang perlu kualisi.
Yang di pentingkan adalah bagaimana kualisi kualisi itu betul betul untuk menyelamatkan rakyat terhadap demokrasi dan reformasi.
Jangan sampai rakyat semakin apatis dan tidak percaya untuk kepentingn dan harapan kepada masyarakat.
Dari PKS kualisinya sudah kita lakukan sepanjang waktu, dengan kami sebut sebagai politik silahturahim, karena politik bagi PKS adalah untuk kepentingan bangsa dan negara. Kualisinya bukan hanya untuk pemilu atau Pilpres saja.
"Kualisinya itu ditujukan untuk keberagaman, serta kabaikan kita semuanya.
Komitmen melaksanakan agenda reformasi untuk menghadirkan kemasyhalatan bangsa, serta mengoreksi beragam penyimpangan. Agar menguatkan kepercayaan publik terhadap demokrasi dan partai politik dan itu sudah kami kerjakan," tutupnya.
Penulis : Len
