Konten Media Partner

#SriSultanYogyaDaruratKlitih Trending di Twitter, Warga Jogja Khawatir Klitih

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tugu Jogja. Foto: dok. Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Tugu Jogja. Foto: dok. Tugu Jogja

Masyarakat Yogyakarta belakangan tengah diramaikan dengan maraknya kasus klitih atau aksi kejahatan di jalan. Bahkan hal ini menjadi trending topik di Twitter pada Selasa (28/12/2021).

Dalam berbagai unggahan postingan di Twitter, masyarakat Jogja menyuarakan kekhawatiran mereka akan klitih. Mereka bahkan menggunakan tagar #SriSultanYogyaDaruratKlitih dalam postingan tersebut.

Banyak yang menuliskan keresahannya akan keluar rumah di malam hari lantaran takut terkena klitih. Bahkan ada sejumlah warga yang mengaku melihat pelaku diduga klitih.

"jogjakarta harusnya berhati nyaman.. klitih merusak kenyamanannya #SriSultanYogyaDaruratKlitih," tulis netizen dengan akun @syahfrudin****

"Asli ngeri kalo malam malam dijogja, saya mahasiswa dijogja gak pernah berani keluar malam. kalo malam mending di kost aja daripada resiko. #YogyaTidakAman banyak klitih #SriSultanYogyaDaruratKlitih," tulis netizen dengan user name @iru****

Belakangan, kejadian klitih ini memakan korban. Yang terbaru, kasus klitih menimpa seorang warga. Warga tersebut mengungkapkan kejadian yang dialaminya melalui akun Twitter @kinderpoy dan diunggah ulang oleh akun @merapi_uncover.

"DEMI APA MSH JAM SEGINI JOGJA KLITIH Awalnya ada mobil catcalling ke aku tp ku bodo amataun gasadar sblh kiri udah ada mtr mepet 2 org kirain mau begal," tulis akun itu.

"eh tbtb megang tangan kiri ku reflek aku ngmng GBLGH. dijalan kan ujan yak eh kok tangan seblh kiri perih gataunya Jaket gua kebeset gatau ni piso apa golok, eh kalo golok mah tangan gua dah ilang satu," imbuhnya.

Kejadian sebelumnya juga terjadi pada Senon (27/12/2021) dimana rombongan diduga klitih disebut melintas di Jalan Kaliurang dan meresahkan warga. Warganet yang mengunggah di grup Facebook Info Cegatan Jogja tersebut mengaku melihat sekelompok orang membawa saenjata tajam.

Tim Tugu Jogja telah menghubungi Polda DIY dan Sekda DIY untuk meminta keterangan lebih lanjut. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada respons yang diberikan.