Konten Media Partner

Sungai Oya Meluap, Sejumlah Daerah di Gunungkidul Terendam Banjir

Tugu Jogjaverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi banjir di Gunungkidul akibat Sungai Oya yang meluap. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi banjir di Gunungkidul akibat Sungai Oya yang meluap. Foto: Istimewa

Hujan deras yang melanda kawasan Gunungkidul sejak Jumat (18/11/2022) sore hingga Sabtu (19/11/2022) pagi mengakibatkan sejumlah bencana. Banjir, tanah longsor, pohon ambruk terjadi di beberapa wilayah.

Hujan deras dengan durasi yang cukup lama ini mengakibatkan sungai Oya meluap. Banjir terjadi di sejumlah tempat di sepanjang Sungai terpanjang dan terbesar di Gunungkidul ini. Hingga Sabtu pagi, warga masih mengungsi di lokasi yang aman sembari memantau kondisi debit air.

Di bagian hulu banjir sudah nampak terjadi mulai dari Kapanewon Semin, Ngawen, Gedangsari hingga Nglipar. Kemudian ke arah hilir air juga meninggi di antaranya di Kapanewon Patuk dan juga Playen.

Air masuk ke pemukiman dan sempat membuat beberapa jembatan tak bisa dilalui hingga ada yang putus. Puluhan titik di beberapa Kapanewon terpantau terendam air. Kondisi ini disebut mirip dengan badai Cempaka tahun 2017.

"Ini sudah mirip dengan Badai Cempaka 2017," kata Maryanto warga Dusun Jeruklegi, Sabtu (19/11/2022).

kumparan post embed

Di tempatnya tinggal, hujan deras sebenarnya sudah terjadi beberapa Minggu terakhir. Debit air sungai Oya sebenarnya juga sudah tinggi dalam beberapa hari terakhir namun belum sampai naik ke lahan pertanian ataupun pemukiman.

Air sudah masuk ke pemukiman setinggi 50 hingga 1 meter. Akibatnya belasan rumah di wilayah tersebut terendam air. Warga harus bekerja ekstra menyingkirkan barang-barang mereka.

"Ya sebenarnya sudah tinggi wong hanya satu meter dari tebing sungai," kata dia.

Namun hujan yang terjadi di hari Jumat hingga Sabtu dini hari memang membuat Sungai Oya meluap. Sejak pukul 20.30 WIB tanda-tanda banjir sudah terlihat karena air mulai masuk ke lahan pertanian.

Semakin malam debit air semakin meninggi. Sekitar pukul 22.00 WIB akhirnya air masuk ke pemukiman. Sejak sore warga sudah mengevakuasi barang-barang mereka dengan menempatkan di lokasi yang lebih tinggi.

"Air terus meninggi merendam sebagian wilayah Dusun Jeruklegi hingga pinggang orang dewasa," kata dia

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Purwono mengatakan akibat hujan yang terjadi sejak Jumat sore, sungai Oya dan beberapa.sungai lainnya juga meluap. Puluhan titik bencana terpantau terjadi di wilayahnya.

"Beberapa wilayah yang terendam luapan sungai Oya ini," terangnya.

Hingga tengah malam, beberapa wilayah yang terendam banjir.