Tabrakan Beruntun di Turunan Tajam Gunungkidul, Seorang Warga Tewas
·waktu baca 3 menit

Seorang pengendara sepeda motor tewas mengenaskan dan seorang lagi kritis, serta dua orang luka ringan usai mengalami kecelakaan hebat yang melibatkan 3 sepeda motor. Kecelakaan itu terjadi di wilayah Kapanewon Gedangsari Gunungkidul Sabtu (18/2/2023) malam.
Luka yang dialami korban cukup parah karena dihantam sepeda motor dengan kecepatan tinggi di turunan tajam wilayah Gedangsari. Gedangsari memang wilayah uang didominasi tanjakan dan turunan ekstrem.
"Satu orang tewas dengan luka cukup parah, seorang lagi kritis dan dua orang luka ringan," kata Kapolsek Gedangsari AKP Suryanto, Minggu (19/2/2023).
Kecelakaan tersebut terjadi hari Sabtu (18/2/2023) malam sekitar pukul 20.30 WIB. Kecelakaan tersebut terjadi di jl Gedangsari – Wedi.
Suryanto mengatakan kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan yaitu sepeda motor Yamaha Jupiter tanpa plat nomor polisi. Kemudian Yamaha Mio dengan bernomor polisi B-5947-FZF dan Honda Vario dengan bernomor polisi AB-5947-SX.
"Ketiganya melaju dari arah berbeda. Bertabrakan di pertigaan," terang dia.
Kecelakaan tersebut bermula ketika Dafa Setia Budi warga Jetis Rt.01/Rw. 05 Kelurahan Hargomulyo Kapanewon Gedangsari mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter. Dia melaju di jalan yang menurun tajam.
Meski menurun tajam namun Dafa melaju dari arah Utara (Watugajah) ke selatan (Hargomulyo) dengan kecepatan tinggi. Pemuda ini percaya diri karena masih di wilayahnya sendiri.
Nahas saat sampai di lokasi kejadian, ada sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai DW (20) warga Tegalsari Rt.11/Rw.06 Pacing Wedi Klaten Jawa Tengah. Yamaha Mio tersebut melaju dari arah timur hendak berbelok ke utara.
Karena jarak terlalu dekat akhirnya terjadi tabrakan antara Yamaha Jupiter Yamaha Mio tersebut. Setelah benturan terjadi antar keduanya, sepeda motor Yamaha Jupiter oleng ke kiri dan mengenai sepeda motor Honda Vario yang dikendarai oleh Sarwanto (23) warga Tamansari Rt.07/Rw.05 Watugajah Gedangsari berboncengan dengan Dwi Raharjo Wibowo
"Kebetulan Honda Vario melaju dari arah selatan atau Hargomulyo," tambahnya.
Akibat kecelakaan tersebut DW mengalami luka cukup parah. Pengendara meninggal Dunia dengan kondisi tulang rahang dan tulang leher patah kemudian di bawa ke RSUD Wonosari Gunungkidul. Sementara Dafa mengalami luka berat dan dirujuk ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta
Sementara pengendara Honda Vario hanya mengalami nyeri punggung dan kaki sebelah kiri. Kasus ini sekarang ditangani oleh Unit Penegakan Hukum Sat Lantas Polres Gunungkidul.
Suryanto menambahkan kecelakaan tersebut dipicu karena pengendara Yamaha Jupiter melaju dengan kecepatan tinggi serta kurang melihatnya pengendara Yamaha Mio dalam mengambil jalur di jalan yang menurun tajam.
Menurut Suryanto jalan di wilayah Gedangsari cukup ekstrem karena banyak turunan tajam dan tanjakan terjal. Oleh karena itu pengendara diminta hati-hati dan selalu mengecek kondisi kendaraannya. Selain itu pengendara diminta mentaati aturan lalu lintas terutama pemakaian helm.
"Cuaca hujan hati jalan licin karena lumpur tanah di jalan dan lubang-lubang tertutup air," ujar dia.
