Konten Media Partner

Temanggung Jadi Jalur Perlintasan Arus Mudik di Pulau Jawa

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Bupati Heri Ibnu Wibowo memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2022 di halaman Mapolres Temanggung, Jumat (22/4/2022). Foto: ari/Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Bupati Heri Ibnu Wibowo memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2022 di halaman Mapolres Temanggung, Jumat (22/4/2022). Foto: ari/Tugu Jogja

Temanggung bakal menjadi daerah yang arus lalu lintasnya ramai saat mudik lebaran 2022 tiba. Hal ini karena Temanggung terletak di tengah-tengah Pulau Jawa menjadi jalur perlintasan atau alternatif bagi pemudik yang tidak melawati Pantura ataupun Jalur Selatan.

Di sisi lain, jalur ini memiliki pemadangan bagus sehingga bisa menjadi hiburan tersendiri bagi pemudik. Namun perlu diwaspadai jalurnya dengan kontur jalan berkelok-kelok khas pegunungan, sehingga pengemudian harus lebih waspada.

"Kita itu daerah perlintasan, banyak yang akan melintas Temanggung semuanya harus waspada. Karena Temanggung daerah perlintasan dan sangat rawan, termasuk terkait sebaran COVID-19, jadi tetap harus meningkatkan kewaspadaan. Kita harus pastikan tidak terjadi sebaran COVID-19 di Kabupaten Temanggung, kami juga sudah mewanti-wanti lewat Forkompimcam agar masyarakat patuh menjalankan protokol kesehatan," kata Wakil Bupati Temanggung, Heri Ibnu Wibowo.

Ia mengatakan, kesiapan dari Pemkab Temanggung sejauh ini untuk bersinergi dengan berbagai institusi dan siap membantu kepolisian dengan menyiapkan personil dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dari BPBD. Hal itu terkait pengamanan dan memberikan pelayanan kepada para pemudik.

Selain itu, Pemkab Temanggung juga memastikan bahan kebutuhan masyarakat seperti BBM, LPG, minyak goreng, dan sembako lainnya agar tercukupi. Sebab dengan meningkatnya arus mudik ini tentu akan meningkatkan konsumi pangan dan energi di masyarakat, termasuk listrik.

Kapolres AKBP Burhanuddin menuturkan, pihaknya siap menggelar Operasi Ketupat Candi 2022 yang dimulai hari ini dengan Gelar Pasukan. Setelah ini semua personil sudah mulai berjaga atau bertugas di pos-pos yang ada. Ditegaskan kali ini tidak akan ada penyekatan kendaraan, hanya ada pengecekkan secara acak terkait sudah vaksin atau belum.

"Kami menerjunkan 405 personil dengan 5 pos, terdiri dari 3 pos pelayanan, 1 pos pengamanan dan 1 pos terpadu. Inti dari operasi ini adalah bagaimana masyarakat nyaman, nyaman, melaksanakan Lebaran. Kedua penyebaran Covid-19 bisa tertangani dengan baik, sembako bisa terkendali dan ada di tengah masyarakat. Seusai imbauan Bapak Presiden mulai hari ini masyarakat sudah bisa mudik tidak perlu menunggu tanggal 27 April karena jumlah pemudik sudah padat," katanya. (ari)