Terminal Giwangan Yogyakarta Bakal Direvitalisasi
·waktu baca 2 menit

Proyek revitalisasi Terminal Giwangan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta bakal segera direvitalisasi. Menteri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa saat ini proyek revitalisasi di Jawa Tengah di tiga terminal tipe A yakni Tirtonadi Solo, Mangkang Semarang, dan Bulupitu Purwokerto telah rampung dan bakal segera menyusul penggarapan di Yogyakarta.
"Sekarang kita akan lakukan di Jogja (Terminal Tipe A Giwangan)," kata Menhub dalam tinjauan di Terminal Giwangan pada Minggu (29/5/2022).
Menurut Budi, bangunan Terminal Giwangan sejauh ini sudah cukup megah. Hanya saja, menurut dia perlu ada sejumlah bagian yang direnovasi dengan anggaran yang bakal dipersiapkan.
"Kita sudah siapkan anggaran untuk bangunan baru, tapi akan kami evaluasi karena bangunannya (eksisting) sudah megah. Kita ingin setiap rupiah yang dikeluarkan, harus menghasilkan layanan yang baik. Kita ingin terminal ini lebih nyaman dan indah," katanya.
Lebih lanjut, Menhub juga berharap agar pengelolaan kios ada di Terminal Giwangan diatur dengan tegas. Pasalnya kios-kios yang ada di kelola oleh pihak ketiga, bukan oleh pengelola terminal.
"Jadi masyarakat yang nanti akan menyewa kios, bayarnya bisa ke pemerintah (pengelola terminal), bukan ke pihak lain," tutur Menhub.
Menhub berharap dukungan dari Pemkot Yogyakarta untuk mensukseskan revitalisasi Terminal Giwangan dan juga mengapresiasi ide dari Pemkot untuk memisahkan antara jalur bus pariwisata dengan bus AKAP.
Pelaksana Tugas Walikota Yogyakarta, Sumadi mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung revitalisasi yang akan dilakukan di Terminal Giwangan. Dalam mensukseskan upaya peningkatan pelayanan angkutan jalan dengan fasilitas dan bangunan terminal layaknya bandara, pihaknya akan berkolaborasi secara intensif dengan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub.
"Kita akan integrasikan anggaran yang berkaitan dengan perawatan dan rehabilitasi terminal," ujarnya.
