Konten Media Partner

Tetap Bekerja di Tengah Wabah Corona, 100 Driver Ojol di Jogja Dapat Sembako

Tugu Jogjaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, memberikan paket sembako pada driver Gojek berusia di atas 60 tahun, FX Edy Baliawan dan Ngadimin Sunyoto, Rabu (8/4/2020). Foto: Istimewa.
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, memberikan paket sembako pada driver Gojek berusia di atas 60 tahun, FX Edy Baliawan dan Ngadimin Sunyoto, Rabu (8/4/2020). Foto: Istimewa.

Driver ojek online menjadi salah satu pekerjaan yang rentan terhadap penularan virus corona. Pasalnya, para driver ojol ini menghabiskan waktu cukup banyak di jalan dan tanpa mengetahui apakah ada virus corona yang menempel pada dirinya.

Berbagai pihak pun memberikan apresiasi pada para driver ojol dengan berbagai hal. Mulai dari memberikan makan siang, suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh, dan hand sanitizer gratis. Kali ini, lebih dari 100 driver ojol yang berusia lebih dari 60 tahun mendapatkan bantuan berupa sembako.

“Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan apresiasi kepada para Mitra Driver Gojek yang telah melayani masyarakat Yogyakarta selama pandemi COVID-19 khususnya para mitra driver usia rentan,” ujar Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Rabu (8/4/2020).

Ia berharap, dengan adanya bantuan paket sembako ini, para driver Gojek yang berusia lebih dari 60 tahun bisa mengurangi aktivitasnya di luar rumah. Pasalnya, usia yang tak lagi muda membuat mereka rentan terpapar COVID-19.

Imbauan serupa pun datang dari pihak Gojek. Hingga wabah virus corona ini berakhir, Gojek meminta para driver yang berusia lebih dari 60 tahun mengurangi aktivitasnya.

“Kami menghimbau untuk mereka dapat mengurangi aktivitasnya. Semoga bantuan sembako dari Gojek dapat meringankan kebutuhan harian mitra,” ujar Michael Reza Say, VP Regional Corporate Affairs Gojek.

Selama masa pandemi COVID-19, tak dapat dipungkiri masyarakat kerap menggunakan jasa ojek online untuk membantu memenuhi kebutuhan hariannya walaupun harus membatasi ruang gerak dengan #dirumahaja. Rupanya, para driver ojek online juga mengalami penurunan order yang berimbas pada pendapatannya.

Alhasil, sejumlah pihak membagikan paket makan siang, makanan ringan, dan minuman untuk para driver ojek online.