Wisatawan Rela Bayar Joki Agar Bisa Masuk ke Pantai di Gunungkidul
ยทwaktu baca 3 menit

Pemerintah menandaskan jika sejumlah destinasi wisata masih ditutup karena Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kendati demikian, banyak wisatawan yang bisa masuk ke obyek wisata terutama pantai. Di Gunungkidul, wisatawan memanfaatkan jasa joki yang banyak ditawarkan warga setempat.
Penyekatan yang dilaksanakan oleh petugas gabungan di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) baik di TPR Utama ataupun jalan tikus seolah tak berarti. Karena wisatawan masih saja bisa sampai ke pantai dengan memanfaatkan jasa joki.
Seperti yang dilakukan oleh Warti yang membawa keluarganya masuk ke pantai di Gunungkidul. Mereka tidak melalui pos TPR untuk masuk ke pantai. Mereka rela membayar sejumlah uang untuk warga yang menjadi joki tersebut.
"Ya daripada putar balik mending gunakan jasa joki. Lha sudah jauh sekali perjalanannya," paparnya, Selasa (14/9/2021).
Fenomena adanya joki tersebut banyak dijumpai di pinggir-pinggir jalan di dekat pantai. Para joki ini bahkan terang-terangan menghentikan wisatawan yang melintas untuk menawarkan jasa mereka.
Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Sakti mengatakan para joki ini beraksi di pinggir jalan, jauh dari pantauan petugas. Adapun mereka terjaring saat aparat melakukan patroli dengan menyamar sebagai wisatawan.
"Para joki ini mengaku hanya mengutip bayaran seikhlasnya dari wisatawan," kata Martinus.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta memaklumi tindakan para wisatawan yang memanfaatkan jasa joki tersebut. Ia menilai fenomena seperti itu sulit dicegah. Sunaryanta mengatakan saat ini yang perlu dimaksimalkan adalah penjagaan terhadap jalur-jalur wisata. Terutama mengingat hingga saat ini, seluruh destinasi wisata di Gunungkidul masih tetap ditutup.
"(Wisatawan) tentu berusaha mencari cara agar tetap bisa masuk, tidak bisa 100 persen dicegah," ujarnya.
Ia pun berharap masyarakat untuk tetap bersabar, sebab tak lama lagi Uji Coba Wisata di Gunungkidul akan dilakukan. Namun pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.
Menurutnya, sejauh ini belum ada informasi lebih lanjut dari sana, termasuk daftar destinasi wisata (Gunungkidul) yang diizinkan buka kembali. Meski begitu, ia memastikan persiapan tetap terus dilakukan. Termasuk melakukan studi terhadap sejumlah destinasi wisata lain yang saat ini sudah diperkenankan buka kembali dengan status Uji Coba Terbatas.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono memastikan wisata masih tetap ditutup di perpanjangan PPKM yang ke-9 kalinya ini. Perpanjangan berlaku sejak hari ini hingga 20 September mendatang.
Ia mengatakan masih menunggu informasi resmi dari Kemenparekraf terkait Uji Coba Wisata di wilayah PPKM Level 3. Adapun saat ini Gunungkidul berada di level tersebut.
"Sampai sekarang belum ada informasi lebih lanjut dari Kemenparekraf," kata Harry lewat pesan singkat, Selasa (14/09/2021).
