Kilas Balik Sejarah Unira Malang yang Hari Ini Berusia Enam Tahun

MALANG - Di umur yang ke-6 tahun pada hari ini (1/7), Universitas Raden Rahmat (Unira) Malang sudah begitu sangat berkembang dengan jumlah mahasiswa mencapai lebih dari 3.500 mahasiswa. Kini, Unira Malang tengah bersiap mengembangkan kampus 2 dengan lahan seluas 12 hektar di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.
"Unira Malang lahir didorong oleh keinginan orang-orang Nahdiyin di Kabupaten Malang karena harus ada upaya untuk memotong rantai kemiskinan utamanya di Malang Selatan," terang Rektor Unira Malang, Hasan Abadi pada Rabu (01/07/2020).
Awalnya Unira Malang berbentuk sekolah tinggi ilmu tarbiyah yang lahir pada tahun 1990. Kemudian berubah di tahun 2010 menjadi STAI Raden Rahmat.
"Dan di tahun 2011 yayasan perguruan tinggi islam raden rahmat mendirikan Universitas Islam Raden Rahmat. Dan meleburlah Unira Malang dan STAI Raden Rahmat pada 2017," bebernya.
"Unira Malang ini memiliki spirit Ahli Sunnah Wal Jamaah yang mempunyai cita-cita untuk memutus rantai kemiskinan dan kebodohan di Kabupaten Malang," sambung Hasan.
Hasan mengatakan ingin membangun kampus yang Khoiru Ummah. Berperadaban unggul dengan komunitas umat yang unggul.
"Ada 3 pilar yang kita bangun yaitu Peace Education, Social Enterprise dan green technologi," tegasnya.
Peace Education mengembangkan spirit quality, humanity dan local wisdom. "Karena kita melihat peace education menjadi basis spirit bagi program-program studi di Unira Malang," jelasnya.
Dalam Social Enterprise Unira Malang mengembangkan kerwirausahaan, keuangan inklusi dalam koperasi syariah maupun non-syariah dan masyarakat.
"Terakhir, dalam pilar green technologi meliputi lingkungan enviroment, ketahanan pangan dan energi, serta smart technologi," tukasnya.(ads).
Reporter : Rizal Adhi Pratama
