News
·
25 Maret 2021 15:37

Mengenal ITSK RS dr Soepraoen, Kampus Terbaik di Bawah Naungan TNI AD

Konten ini diproduksi oleh Tugu Malang
Mengenal ITSK RS dr Soepraoen, Kampus Terbaik di Bawah Naungan TNI AD (739710)
searchPerbesar
Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan (ITSK) RS dr. Soepraoen.
MALANG - Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan (ITSK) RS dr. Soepraoen kian melejit dengan komitmennya sebagai kampus unggulan di Jawa Timur. Tak heran, jika kampus yang sebelumnya bernama Poltekkes RS dr. Soepraoen ini menyandang gelar sebagai kampus terbaik di bawah naungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).
ADVERTISEMENT
Hal tersebut disampaikan oleh Rektor ITSK RS dr Soepraoen, Arief Efendi, saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu. Menurutnya, ITSK memang berbeda dengan PT yang lain, khususnya di kampus kesehatan AD (Puskesad).
Mengenal ITSK RS dr Soepraoen, Kampus Terbaik di Bawah Naungan TNI AD (739711)
searchPerbesar
Rektor ITSK RS dr Soepraoen, Arief Efendi.
"Jadi secara umum di Puskesad tidak ada yang seperti ini. Karena beberapa jurusannya sangat jarang ditemui tapi juga dibutuhkan di masyarakat. Terutama program studi (prodi) tertentu. Misalnya prodi kebidanan," ujarnya.
Dalam Puskesad, lanjutnya, belum ada prodi profesi bidan. Padahal dalam UU yang baru, seorang bidan baru dikatakan dapat bekerja usai menempuh pendidikan profesi di bidang kesehatan masing-masing. Dengan kurikulum khusus yang dibuat oleh asosiasi kebidanan.
"Seperti dokter, dokter itu kan ada sarjana kedokteran. Itu kan belum bisa praktek. Baru boleh praktek kalau ada profesi, profesinya namanya doktor. ITSK ini satu-satunya di Puskesad yang sudah punya profesi," jelasnya.
Mengenal ITSK RS dr Soepraoen, Kampus Terbaik di Bawah Naungan TNI AD (739712)
searchPerbesar
Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan (ITSK) RS dr. Soepraoen.
Selanjutnya, ada prodi D3 Akupuntur yang banyak di minati tak hanya oleh lulusan SMA sederajat, namun juga mahasiswa tingkat senior. Salah satunya, seorang profesor lulusan S2 di bidang kesehatan masyarakat dan doktor ahli jiwa.
ADVERTISEMENT
"Akupuntur ini banyak diterapkan di beberapa pengobatan. Peserta didik kami, beragam sampai para senior yg bener butuh. Hal-hal begitu yg saya anggap ini unik dan tidak ada di jajaran angkaan darat lain," tukasnya.
Pun, ada juga prodi baru. Seperti pendidikan S1 Farmasi Klinis dan komunitas hingga S1 Informatika yang memang dididik secara khusus untuk terkait dengan dunia kesehatan. Bahkan, karya penelitian dosennya banyak di terapkan oleh Rumah Sakit (RS) dan telah dipatenkan. Termasuk RS Saiful Anwar (RSSA).
"Prodi D3 keperawatannya juga berbeda. Ada muatan lokal yang sangat kuat. Karena ini punya angkatan darat, maka kedisplinan dan sikap tanggon, tangguh dan terngginas yang melekat di AD ikut diberikan," pungkasnya.
Tak hanya itu, sederet kelebihan ITSK juga ditunjang dengan kerjasama luar negeri yang terus digalakkan guna mewujudkan visinya mencapai Global University. Bahkan, telah beberapa kali menerima Anugerah Kampus Unggul (AKU) Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Wilayah VII Jatim di tahun 2014, 2015, 2017 dan 2018.
ADVERTISEMENT
"Karena itu, kuliah disini ngga akan rugi. Peluang kerja lulusan juga mudah. Kita kerjasama dengan Jepang sudah 4 kali kesini. Mereka pemilik institusi yang membutuhkan tenaga-tenaga dari sinii mulai perawat kebidanan maupun yang lain sampai informatika juga butuh," tandasnya.
Adapun program studi di ITSK dr Soepraoen adalah sebagai berikut:
S1 Fisioterapi
S1 Farmasi Klinis dan Komunitas
S1 Informatika (Kedokteran)
DIII Keperawatan
DIII Kebidanan
DIII Akupuntur
DIII Farmasi
DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
Sarjana Terapan Kebidanan
Pendidikan Profess Bidan
S1 Keperawatan (sagera dibuka)
Pendidikan Profesi Ners (segera dibuka).(ads)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020