Konten Media Partner

Mungkin Ini Alasan Kenapa Arema FC dan Persib Bandung Disebut 'Bersaudara'

Tugu Malangverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Arema FC dalam sebuah laga beberapa waktu lalu. Foto: rizal adhi pratama.
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Arema FC dalam sebuah laga beberapa waktu lalu. Foto: rizal adhi pratama.

MALANG-Arema FC akan bertemu Persib Bandung, Minggu (8/3) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang dalam lanjutan Liga 1. Dua tim ini dinilai mempunyai rivalitas yang tinggi.

Tapi, bagi General Manager Arema FC, Ruddy Widodo justru sebaliknya. Menurut dia, sebenarnya antara Arema FC dan Persib Bandung adalah saudara.

Ia menyebutkan jika Komisaris Utama Persib Bandung, Mayjend Ahmad Zaenuri adalah orang Malang.

General Manager Arema FC Ruddy Widodo. Foto : rizal adhi pratama.

"Rumahnya di belakang Pasar, dan beliau kalau tidak salah adalah ketua Aremania Bandung," ungkapnya saat memantau latihan Arema FC pada Jumat (06/03/2020) di Stadion Dirgantara Lanud Abdul Rahman Saleh Bulurejo, Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Bahkan, ia juga mengungkapkan jika Direktur Utama Persib Bandung, Teddy Cahyono adalah orang Malang asli. "Beliau ini rumahnya di Jalan Lokon dan SD sampai SMA di Malang," jelasnya.

instagram embed

Ia juga menyebutkan jika Aremania dan Viking sebenarnya tidak memiliki sejarah permusuhan. "Inikan cuma karena Aremania berteman dengan The Jak dan Viking berteman dengan Bonek," ujar Rudy Widodo.

Pria berkacamata ini menyambut wacana Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar yang memberikan kuota bagi supporter Persib Bandung, Viking dan Bobotoh untuk hadir dalam pertandingan Minggu (08/03/2020) di stadion Kanjuruhan Kepanjen.

"Kalau saya sangat mendukung langkah Kapolres, biar Arema juga main di Bandung juga nyaman," ungkap Ruddy Widodo.

Ruddy menyadari jika wajar jika rivalitas antar supporter adalah bumbu dalam industri sepakbola. "Kalau tidak ada rivalitas ya tidak laku industri sepakbola," ujarnya.

Tapi rivalitas yang diperlukan saat ini adalah saling bersaing dalam kreativitas, bukan lagi dalam kekerasan antar supporter. "Sudah bukan lagi jamannya rivalitas saling lempar batu, itu sudah lewat," jelas pria berkacamata ini.

Ia berharap nantinya semua supporter bisa rukun dan saling berkunjung satu sama lain. "Jadi harapannya nanti para supporter bisa bersaing dalam hal kreativitas," jelasnya.

Terakhir, dia menyambut kedatangan perwakilan Viking yang pada hari ini akan datang ke Malang. "Ini memang sudah harus ada yang memulai, dan kita mendukung, ini kan suatu misi perdamaian," tutupnya.

Laga Persib vs Arema di 16 besar Piala Indonesia. Foto: ANTARA FOTO/Novrian Arbi/foc