News
·
13 November 2020 14:00

Pertama Kali, Tax Goes to School Digelar secara Daring

Konten ini diproduksi oleh Tugu Malang
Pertama Kali, Tax Goes to School Digelar secara Daring (213729)
Pengusaha Arie Aripin menjadi salah satu pembicara dalam Tax Goes to School yang digelar secara daring di SMAN 3 Malang, pada Jumat (13/11/20). Foto: Bapenda Kota Malang
MALANG - Situasi pandemi tak menyurutkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang untuk terus mengedukasi masyarakat akan wawasan perpajakan daerah.
ADVERTISEMENT
Selain masyarakat secara umum, sosialisasi juga menyasar kalangan pelajar. Untuk kali pertama dalam tujuh tahun penyelenggaraannya, Tax Goes to School digelar secara daring di SMAN 3 Malang, pada Jumat (13/11/20).
"Seluruh siswa tetap semangat mengikuti, walaupun menyaksikan dari rumah. Semoga mendapat banyak manfaat dari materi yang diberikan, apalagi para narasumber merupakan pakar di bidangnya," ujar Kepala SMAN 3 Malang, Asri Widyasari MPd, dalam sambutannya.
Pertama Kali, Tax Goes to School Digelar secara Daring (213730)
Kepala Bapenda Kota Malang, Ir Ade Herawanto MT (dua dari kiri), mengunjungi stand kopi milik pengusaha Arie Aripin di halaman depan SMAN 3 Malang. Usaha kopi milik Arie diharapkan bisa menjadi contoh sukses wirausaha bagi adik-adik pelajar. Foto: Bapenda Kota Malang
Bertajuk Pahlawan untuk Negeri, Tax Goes to School kali ini menghadirkan Pengusaha, Arie Aripin dan Psikolog, Ritna Sandri SPsi MPsi, sebagai pemateri.
Dikenal sebagai entepreneur sukses yang berpengalaman dan bisnisnya merambah mancanegara, Arie menularkan ilmu kewirausahaan kepada adik-adik pelajar.
"Agar jadi orang sukses kuncinya adalah memiliki keberanian dan action untuk mengalahkan ketakutan dalam dirinya sendiri. Mau jadi pengusaha, maka buat diri anda 'laku dijual' dulu, bukan soal apa produknya. Kalahkan rasa ketakutan, jadilah pahlawan ekonomi bagi Indonesia," tuturnya disambut aplaus para siswa yang menyimak secara daring.
Pertama Kali, Tax Goes to School Digelar secara Daring (213731)
Kepala Bapenda Kota Malang, Ir Ade Herawanto MT (tengah), bersama para guru, narasumber, dan panitia Tax Goes to School 2020. Foto: Bapenda Kota Malang
Pengusaha asli Malang yang sukses di Malaysia itu optimistis, bila ditekuni dengan menanamkan mental yang baik, maka setiap generasi muda akan berpotensi menjadi wirausahawan yang berhasil.
ADVERTISEMENT
"Jika sukses nanti, maka dampaknya juga positif dalam turut memakmurkan Kota Malang. Masyarakat yang sejahtera akan berkontribusi signifikan dalam peningkatan PAD melalui sektor pajak," beber pria yang pernah lama tinggal di Amerika Serikat ini.
Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Malang, Ir Ade Herawanto MT, berharap kegiatan ini selain meningkatkan kesadaran perpajakan, juga bisa menambah wawasan dan menjadi bekal berharga generasi muda.
"Juga menstimulus mereka untuk berpikir cerdas dan berusaha keras mewujudkan cita-citanya, termasuk menjadi pahlawan ekonomi bangsa dengan membuka bisnis atau usaha yang bermanfaat bagi sesama," tandas Sam Ade d'Kross, sapaan akrabnya.
Pria yang juga dikenal sebagai tokoh Aremania ini berharap, para pejuang Bhawikarsu alias alumni SMAN 3 Malang menjadi orang sukses di segala lini.
ADVERTISEMENT
"Dan pada gilirannya nanti akan menjadi wajib pajak yang taat dan bisa menginspirasi generasi muda di Bhumi Arema," harapnya.
Perlu diketahui, pada dua edisi sebelumnya di tahun 2018 dan 2019, program ini diikuti oleh siswa siswi SMAN 10 dan kemudian SMAN 9 Malang.(ads)