GUIM 12 Kenalkan Komik KIPIN School 4.0 Untuk Tingkatkan Literasi Anak SD

UI Mengajar
Gerakan UI Mengajar (GUIM) adalah kegiatan pengabdian yang berfokus pada dunia pendidikan untuk anak-anak Sekolah Dasar di daerah terpelosok.
Konten dari Pengguna
6 Maret 2023 15:05 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari UI Mengajar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
GUIM 12 Kenalkan Komik KIPIN School 4.0 Untuk Tingkatkan Literasi Anak SD
zoom-in-whitePerbesar
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Berdasarkan hasil survei dari Program for International Student Assessment (PISA) yang dirilis oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) tahun 2019, didapatkan data bahwa Indonesia berada pada peringkat 62 dari 70 negara dalam kemampuan literasinya. Ini menunjukkan bahwa Indonesia menjadi 10 negara terbawah berdasarkan kemampuan literasinya. Pada satu sisi, Plan International UK (2017) sendiri dalam The Importance of Education, How Literacy Improves Lives, menyatakan bahwa kemampuan literasi yang baik memiliki peran dalam meningkatkan kualitas hidup seseorang. Dalam konteks ini, kemampuan literasi dapat menciptakan beragam kesempatan baru bagi orang-orang untuk mengembangkan skil mereka sehingga akan dapat digunakan dalam kehidupan sosial masyarakat. Selain itu, kemampuan literasi yang tinggi juga akan membantu orang tersebut untuk dapat berkontribusi dalam komunitas tertentu. Secara bersamaan, upaya ini juga akan mengakselerasi tingkat ekonomi mereka. Kemampuan literasi yang baik juga pada akhirnya dapat memberdayakan perempuan dan laki-laki. Dengan demikian, mereka dapat mengambil keputusan secara independen dalam hidupnya tanpa terkekang oleh nilai atau stigma tertentu dari sosial.
ADVERTISEMENT
Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan literasi adalah melalui pendidikan. Pendidikan sebagai tonggak dari tercapainya cita-cita bangsa, dalam konteks ini, dapat digunakan sebagai sarana dalam meningkatkan kemampuan literasi seseorang. Dalam lingkup yang lebih kecil, sekolah menjadi elemen yang dapat turut hadir untuk mewujudkan hal tersebut. Langkah terkecilnya ialah melalui kebiasaan membaca. Dalam mengembangkan kemampuan literasi ini, kesempatan untuk membaca berbagai sumber baca dapat menjadi fokus kecil yang melumasi tercapainya hal tersebut. Namun, dalam realitanya, kegiatan membaca seringkali dipandang oleh anak-anak sebagai sesuatu yang membosankan. Terdapat beberapa hal yang menjadi latar belakang dibalik persoalan ini, salah satunya ialah karena bahan bacaan yang tidak memiliki visualisasi yang menarik. Visualisasi yang menarik dalam konteks ini misalnya tercermin melalui gambar-gambar tertentu. Tak dapat dipungkiri bahwa anak-anak cenderung memiliki ketertarikan pada media yang memuat banyak gambar dengan warna yang beragam. Elemen ini akan mengembangkan imajinasi anak pada saat yang bersamaan. Satu sisi, di sebagian besar sekolah, kegiatan membaca hanya menggunakan media buku pelajaran yang penuh tulisan. Oleh karena itu, anak-anak menjadi cenderung mengalami kebosanan ketika melakukan aktivitas tersebut.
ADVERTISEMENT
Gerakan UI Mengajar 12 (GUIM 12), di bawah Badan Eksekutif Mahasiswa UI, sebagai program pengabdian masyarakat yang menyasar pendidikan anak sekolah dasar berkomitmen bahwa kemampuan literasi merupakan aspek yang sangat penting bagi anak. Januari 2023 kemarin, Gerakan UI Mengajar 12 melaksanakan aksinya pada daerah Nganjuk, Jawa Timur, pada 5 kecamatan yang berbeda. Dalam menunaikan komitmennya tersebut, GUIM 12 menggandeng KIPIN dengan membawakan program Kipin School 4.0, salah satunya untuk SDN 1 Tritik, di Kecamatan Rejoso. Kipin School 4.0 merupakan aplikasi mobile yang dapat diakses menggunakan gawai ataupun laptop, yang memuat beragam video pembelajaran, latihan soal, termasuk juga komik literasi. Komik literasi memuat beragam visualisasi yang menarik. Pada SDN 1 Tritik, komik literasi inilah yang kemudian diaplikasikan oleh pengajar
ADVERTISEMENT
Gerakan UI Mengajar 12 pada anak-anak. Hasilnya, anak-anak menjadi lebih antusias untuk mulai membaca sebagai bentuk pembiasaan kegiatan literasi. Farida selaku pengajar kelas 4 menyatakan bahwa visualisasi yang bervariasi membuat anak-anak di SDN 1 Tritik merasa lebih bersemangat ketika dikenalkan komik KIPIN. Anak-anak menjadi jauh lebih antusias untuk membaca cerita dalam komik secara lebih jauh. Beberapa bahkan ingin menyelesaikan pembacaan komik tersebut di rumah. Pengajar kelas 4 di SDN 1 Tritik tersebut juga menambahkan bahwa komik literasi dari KIPIN dapat membantu anak untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam berliterasi.