Konten dari Pengguna

Dosen UMY Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Kelompok Rentan di Bantul

UMY Mengabdi

UMY Mengabdi

Berita tentang UMY

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari UMY Mengabdi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dosen UMY Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Kelompok Rentan di Bantul
zoom-in-whitePerbesar

Bantul - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberikan hibah alat kesehatan dan kit kedaruratan kepada Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Palbapang Barat, Kabupaten Bantul. Bantuan senilai Rp 3,55 juta tersebut diberikan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana, termasuk ancaman gempa bumi megathrust di pesisir selatan Pulau Jawa.

Hibah diserahkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat UMY yang digelar pada 11 Februari 2026 di Kompleks Masjid Al Fajar Kadirojo, Palbapang. Kegiatan yang dipimpin Dr. Surwandono, S.Sos., M.Si., itu diikuti sekitar 20 pimpinan dan kader PRA Palbapang Barat. Selain pemberian hibah, peserta mendapat pelatihan peningkatan kapasitas terkait mitigasi dan penanganan bencana.

Dalam pelatihan, UMY mendorong perempuan untuk berperan lebih aktif dalam mitigasi bencana. Peserta bersama tim melakukan pemetaan kelompok rentan yang terdiri dari lansia, anak-anak, penyandang disabilitas, serta warga yang tinggal seorang diri tanpa sistem pendukung keluarga. Pemetaan tersebut menjadi dasar penyusunan prioritas dan protokol evakuasi ketika bencana terjadi.

Peserta juga mendapatkan pelatihan teknis dari tenaga medis PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta, mulai dari teknik evakuasi yang aman bagi lansia dan penyandang disabilitas, pertolongan pertama (first aid), hingga penanganan psikososial awal bagi anak-anak. PRA Palbapang Barat juga didorong menyusun rencana kontinjensi, termasuk pemetaan jalur evakuasi dan jejaring komunikasi darurat.

Kit kedaruratan yang diberikan UMY berisi peralatan medis dasar, obat-obatan esensial, sarana sanitasi, dan alat pelindung diri. Melalui bantuan dan pelatihan tersebut, PRA Palbapang Barat diharapkan tidak hanya berperan sebagai pendukung logistik, tetapi juga mampu menjadi bagian dari garda depan perlindungan kelompok rentan saat bencana. Kolaborasi ini diharapkan turut memperkuat terwujudnya masyarakat tangguh bencana yang inklusif di Bantul.