Dosen UMY Tingkatkan Kompetensi Guru SLB Ajarkan Sosial Anak Autisme lewat AI

Berita tentang UMY
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari UMY Mengabdi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Yogyakarta–Di balik ruang-ruang kelas Sekolah Luar Biasa (SLB), ada perjuangan tanpa lelah para guru dalam membantu anak-anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) untuk berinteraksi dengan dunia di sekitarnya. Memahami tantangan tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) hadir membawa harapan baru melalui sebuah program berjudul “Pelatihan dan Uji Coba Prototipe Aplikasi Social Training bagi Guru SLB sebagai Media Pembelajaran Sosial untuk Anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD)”. Program ini bukan sekadar tugas akademik, melainkan manifestasi nyata dari Catur Darma Perguruan Tinggi UMY dalam mengabdi kepada kemanusiaan.
“Program pengabdian ini lahir dari keinginan kami untuk mempermudah tugas mulia para guru. Kami berupaya mentransformasi media pembelajaran yang dulunya konvensional menjadi digital melalui teknologi elektromedis terapan. Tujuannya sederhana namun mendalam: menstimulasi respons sosial anak secara lebih terarah dan menyenangkan bagi mereka,” jelas Ir.,Erika Loniza, S.T., M.Eng., ketua program pengabdian, pada Selasa (05/05).
Erika, yang juga merupakan Dosen di bidang teknologi kesehatan, menambahkan bahwa inovasi ini tidak hanya berfokus pada anak, tetapi juga menjadi "asisten digital" bagi para pendidik. “Kami ingin memberikan perangkat pembelajarab sosial traning pada aktivitas belajar yang sistematis. Dengan data yang terekam secara digital, guru dapat melakukan asesmen kebutuhan individual siswa ASD dengan lebih akurat dan personal. Setiap anak unik, dan teknologi ini membantu guru untuk memahaminya lebih baik,” tambahnya dengan penuh semangat.
Langkah inovatif ini dipimpin langsung Ir.,Erika Loniza, S.T., M.Eng., dari Program Studi Teknologi Elektromedis. Ia tidak sendirian dalam misi ini, ia didampingi oleh rekan sejawatnya, Azizia Freda Savana, S.Pd., M.Pd. dari Program Studi Bahasa Jepang, serta Kolaborator Yeni Rahmawati., S.Pd., M.Pd. dari Program Studi Bahasa Indonesia. Kolaborasi lintas disiplin ilmu ini memastikan bahwa teknologi yang dikembangkan tetap memiliki sisi humanis yang kuat.
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) senantiasa memfasilitasi para dosennya untuk terjun langsung ke jantung persoalan masyarakat. Komitmen ini merupakan bukti bahwa UMY bukan sekadar menara gading ilmu pengetahuan, melainkan kampus yang berdampak nyata, membawa perubahan kecil namun berarti melalui sentuhan teknologi dan kasih sayang demi masa depan anak-anak istimewa di Indonesia.
Editor: Fildasari
