1 Pelaku Kasus PNS yang Tewas Dicor adalah Tukang Gali Kubur

Apriyanita (50 tahun), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN) yang bertugas di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah V, Sumatera Selatan, ditemukan tewas dan tubuhnya dicor pada sebuah lubang air yang berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kandang Kawat, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Jumat (25/10).
Saat ini, polisi sudah mengamankan dua pelaku yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan keji tersebut, yakni YT (41 tahun), teman sekaligus rekan kerja korban, dan Ilyas Kurniawan (26 tahun), seorang yang dibayar Rp 4 juta oleh YT untuk membantu aksi pembunuhan tersebut.
Selain itu, polisi masih mengejar satu pelaku lainnya yang masih buron, yakni Nopi alias Aci yang diketahui sebagai paman dari YT dan orang yang mengubur jasad korban di area pemakaman tersebut.
Penjaga area TPU Kandang Kawat, Watoni (50 tahun), mengaku sama sekali tidak menaruh curiga kepada Nopi. Sebab, yang bersangkutan memang sudah cukup lama menjadi penggali kubur di area pemakaman tersebut.
"Iya saya juga tidak tahu jika ada jenazah yang dikubur dan dicor pada lubang air di area pemakaman. Mungkin dia melakukannya sekitar jam 10 malam," katanya, Sabtu (26/10).
Menurutnya, lokasi lubang air itu juga berada persis di belakang pondok tempat Nopi biasanya beristirahat setelah menggali kubur. Sehingga tidak terlihat jika dari depan pemakaman. Watoni pun mengaku kaget saat sejumlah anggota polisi datang ke area pemakaman dan melakukan penggalian di lubang air yang sudah dicor tersebut.
"Iya saya tidak tahu ternyata ada jasad orang dicor di tempat itu (lubang air). Tapi untuk Nopi memang sudah beberapa hari terakhir tidak pernah terlihat di area pemakaman," katanya.
Sementara kakak kandung korban, Heriyanto (55 tahun), yang turut ikut dalam penggalian tersebut mengaku yakin kalau jenazah yang terkubur di lubang tersebut adalah adiknya. Meskipun saat itu kondisi tubuhnya sudah mulai tidak utuh dan telah bercampur semen dan tanah.
"Batin saya berkata itu adik saya. Saya yakin," katanya.
Heriyanto menjadi orang yang membongkar bagian atas lubang yang telah dicor. Ketika penggalian sudah mencapai sedalam 50 cm, tubuh korban mulai terlihat dan dan masih menggunakan seragam dinas lengkap serta kaki yang masih terikat tali. Posisinya ditekuk karena lubang tersebut hanya berukuran sekitar 1x50 cm.(jrs)
