Kumparan Logo
Konten Media Partner

Baliho Ahmad Sahroni 'Mimpi Jadi Presiden' Mejeng di Palembang

Urban Idverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Baliho dari Ahmad Sahroni yang berada di Jalan Radial, Palembang. (Abdul Toriq/Urban Id)
zoom-in-whitePerbesar
Baliho dari Ahmad Sahroni yang berada di Jalan Radial, Palembang. (Abdul Toriq/Urban Id)

Baliho yang memperlihatkan Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni, kini mejeng di sejumlah sudut Kota Palembang. Baliho itu juga bertuliskan 'Mimpi Jadi Presiden'.

Mengenakan jas Pastai NasDem, baliho dari pria yang kerap disebut sebagai crazy rich Tanjung Priok itu juga membuat heran sejumlah warga Palembang. Kebanyakan dari warga mengaku belum mengenal Ahmad Sahroni.

Pantauan Urban Id, setidaknya ada 5 titik baliho dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu. Seperti di Jalan Merdeka; Angkatan 45, Radial, Kolonel H Burlian, dan Soekarno Hatta.

Salah seorang warga Palembang, Reza Mardiansyah (30 tahun), mengaku heran dengan adanya baliho dari Ahmad Sahroni itu. Apalagi dengan slogan 'Mimpi Jadi Presiden'.

"Ia heran saja. Saya cuma tau dia (Ahmad Sahroni) itu sering ada di tayangan YouTube artis. Seperti Raffi Ahmad atau Andre Taulany. Tapi tiba-tiba balihonya ada di Palembang," katanya, Kamis (20/1).

Senada, Linda Trisnawati (25 tahun), sempat mencari tahu sosok Ahmad Sahroni melalui google dan media sosial setelah melihat balihonya yang terpampang di sejumlah sudut Kota Palembang.

"Saya baru tahu rupaya bukan oranh sembarangan, dan menjadi orang yang nerpengaruh khususnya di Tanjung Priuk, Jakarta Utara," katanya.

Baliho dari Ahmad Sahroni yang berada di Jalan Angkatan 45. Palembang. (Abdul Toriq/Urban Id)

Linda menilai, jika memang benar Ahmad Sahroni akan maju di bursa pemilihan Presiden 2024, ia pun mengaku akan mendukungnya. Sebab sosoknya yang menginspirasi.

"Pasti dukung sosoknya itu dari tukang semir sepatu jadi orang berpengaruh di sana. Jadi pasti sudah mengatahui susahnya masyarakat kelas dibawa seperti apa," katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Sumatera Selatan Partai Nasdem yang sekaligus juga Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengaku sama sekali tidak mempermasalahkan dengan pemasangan baliho tersebut.

"Boleh-boleh saja dia (Ahmad Sahroni) memasang balihonya disini," katanya.

Herman Deru menilai baliho yang di pasang bukan membawa nama Partai NasDem, melainkan atas nama pribadi sehingga tidak ada permasalahan dengan baliho itu.

"Yang penting taat aturan, silakan saja tidak apa-apa," katanya.