Jembatan Ampera Palembang Dibuka Satu Arah di Malam Tahun Baru

Malam pergantian tahun di Kota Palembang diprediksi akan menimbulkan lonjakan kendaraan, terutama pada titik keramaian seperti di Jembatan Ampera dan sekitarnya. Mengantisipasi kemacetan, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di lokasi ini dengan membuka lajur lalu lintas satu arah.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Juni, mengatakan upaya ini dilakukan untuk memperlancar arus dari kendaraan Seberang Ulu dan Seberang Ilir. Sebab, Jembatan Ampera diyakini akan menjadi titik utama lalu lintas masyarakat saat merayakan momen pergantian tahun.
"Masyarakat dapat melalui jalan alternatif seperti Jembatan Musi IV dan Musi II, agar terhindar dari kemacetan. Kami juga imbau agar kendaraan tidak berhenti di Jembatan Ampera, karena hal itu dapat menghambat arus kendaraan," kata Juni, Selasa (31/12).
Juni bilang, masyarakat diharapkan untuk tetap kondusif dan waspada terhadap dampak kejahatan maupun potensi kecelakaan lalu lintas. Selalu mentaati rambu-rambu lalu lintas serta menggunakan atribut perlengkapan kendaraan dan keamanan berkendara sesuai aturan yang berlaku.
"Dari Ditlantas Polda Sumsel ada sekitar 100 personel membantu sejumlah personel dari pihak Polresta Palembang yang sudah siaga sejak dimulainya libur akhir tahun," katanya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Palembang akan mengisi momen pergantian tahun 2020 dengan zikir akbar di Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayowikramo dan meniadakan kegiatan bersifat pesta keramaian.
Wali Kota Palembang, Harnojoyo mengatakan zikir akbar mengajak masyarakat Palembang agar dapat mengevaluasi diri dengan capaian-capaian selama 2019 dengan niat memperbaikinya pada 2020.
"Pemkot Palembang melarang konvoi kendaraan, ugal-ugalan di jalan, hura-hura yang mengganggu ketertiban masyarakat dan juga melarang menggelar pesta minuman keras apalagi pesta narkoba," katanya.
Pihaknya mengajak masyarakat menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif dengan berkumpul bersama keluarga masing-masing untuk menekan kejadian-kejadian tak diinginkan. (eno)
