Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pemprov Sumsel Salurkan Bantuan kepada 102 KK Korban Banjir di OKU Selatan

Urban Idverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekertaris BPBD Sumsel M Iqbal Alisyahbana secara simbolis menyerahkan bantuan dari Pemprov Sumsek ke Bupati OKU Selatan Popo Ali, Foto : BPBD Sumsel
zoom-in-whitePerbesar
Sekertaris BPBD Sumsel M Iqbal Alisyahbana secara simbolis menyerahkan bantuan dari Pemprov Sumsek ke Bupati OKU Selatan Popo Ali, Foto : BPBD Sumsel

Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel langsung bergerak cepat memberikan bantuan kepada korban bencana banjir bandang di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan yang terjadi pada 5 Juli 2023 kemarin.

Sekretaris BPBD Sumsel, M Iqbal Alisyahbana mengatakan, bantuan yang disalurkan tersebut untuk 102 KK yang terdampak banjir bandang terutama di wilayah Kecamatan Muara Duo Kisam yang terparah.

"Dari enam kecamatan itu, Kecamatan Muara Duo Kisam adalah yang terparah. Karenanya sesuai atensi Gubernur Sumsel pasca mendapat informasi kejadian tersebut langsung menurunkan bantuan untuk para korban," kata dia, Kamis (6/7).

Iqbal menyebutkan bantuan yang diberikan ke korban yang terdampak bencana yakni ratusan paket sembako, terpal juga obat-obatan untuk membantu para korban. Sebelumnya, BPBD Sumsel juga sudah memberikan bantuan kepada BPBD setempat berupa perahu karet untuk membantu evakuasi warga terdampak.

"Kami juga membawa tim personel berupa tenaga medis dan trauma healing yang ditempatkan di Kecamatan Muara Duo Kisam yang terdampak parah. Kami juga masih menunggu pendataan terkait apa saja yang dibutuhkan masyarakat," kata dia.

Iqbal menuturkan pihaknya pun terus mengimbau kepada masyarakat di lokasi tersebut agar waspada terhadap bencana susulan. Sebab meski di daerah lain sudah mengalami musim kemarau, namun di sejumlah daerah di Sumsel terutama dataran tinggi masih diguyur hujan.

"Bencana susulan bisa terjadi kembali. Karenanya, kami imbau masyarakat tetap waspada. Begitupun di kabupaten dan kota lain seperti di Lahat, Lubuklinggau dan Musi Rawas yang juga mengalami banjir untuk masyarakat dan pemerintahnya tetap waspada," kata dia.