Kumparan Logo
Konten Media Partner

Sumsel Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Melalui Kekayaan Rempah

Urban Idverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Festival Rempah Sumsel Tahun 2022 di Palembang. (Foto: Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Festival Rempah Sumsel Tahun 2022 di Palembang. (Foto: Istimewa)

Sumatera Selatan (Sumsel) kian gencar mendorong potensi rempah-rempah menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat, salah satunya dengan menggelar penyelenggaraan Festival Rempah Sumsel Tahun 2022.

Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Feby Deru, mengatakan kegiatan itu juga akan memperkuat kelestarian kekayaan rempah Sumsel yang kini terus meningkat.

“Tentu kegiatan ini akan terus menggali lebih banyak lagi kekayaan rempah yang ada di Sumsel,” katanya di halaman mal PTC, Sabtu (29/10).

Sumsel pada kegiatan itu masih terfokus pada pengenalan rempah hasil bumi Sumsel, memberikan informasi, edukasi kepada masyarakat tentang berbagai jenis manfaat pemakaian rempah pada masakan daerah dan juga produk kesehatan.

“Tentunya harapan kami dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan pelaku usaha kembali bangkit terutama UMKM yang bergerak dibidang usaha berbasis rempah,” katanya.

Pihaknya nanti akan menjadikan rempah hasil dari Sumsel ini agar lebih bermanfaat, terutama dalam bidang kuliner dan kesehatan, sebab sudah terbukti hasil rempah yang sempat melonjak peminat pada saat pandemi berlangsung.

Saat ini lanjut Feby mengatakan bahwa dampak pandemi terhadap kondisi ekonomi mulai melandai, dan pegiat perekonomian khususnya masyarakat semakin banyak yang berkembang.

Program pembinaan UP2K ke tingkat desa atau kelurahan masih akan digencarkan dengan lebih pemasaran produk sehingga tidak melebihi kapasitas.

"Kami juga menampung dan memasarkan produk UP2K serta memperhatikan teknis UMKM sumatera selatan melalui WAROENG PEHKAKA," katanya.

Selain kegiatan utama, festival ini juga didukung oleh kegiatan flora & fauna dan kegiatan-kegiatan yang melibatkan remaja dan anak-anak.

Kegiatan festival rempah hari ini diikuti oleh kabupaten dan kota di Sumsel, organisasi wanita, pegiat UMKM dan kuliner yang tergabung dengan ICSB wilayah sumsel serta stand pendukung dari para mitra kami dari OPD

Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi, bazaar rempah hasil bumi Sumatera Selatan, tanaman rempah yang diperjual belikan, makanan kekinian penilaian stand terbaik dan hiburan

Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan meski di awal sempat pesimis namun kini begitu bangga melihat antusias peserta dan masyarakat yang begitu tinggi.

Pihaknya berharap dengan adanya festival ini dapat menambah pengetahuan anak-anak dan remaja serta generasi muda mengenai rempah yang sering mereka konsumsi dalam bentuk bubuk instan saat ini.

Selain mendorong para UMKM mendaftarkan produknya ke HAKI, Ia juga mengarahkan agar para UMKM meningkatkan kualitas produk dengan mendaftarkan SNI seperti yang tengah disosialisasikan dalam kegiatan Bulan Mutu Nasional. Selain itu ada penyerahan bantuan bibit kayu manis ke 17 kabupaten dan kota di Sumsel.