Truk Mi Instan Kecelakaan di Banyuasin, Barang Angkutan Dijarah Warga
·waktu baca 2 menit

Insiden kecelakaan tunggal di Jalur Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Betung, tepatnya di Desa Suka Mulya, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, berubah menjadi aksi penjarahan massal. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (18/5/2025) dan langsung menyita perhatian publik setelah video warga ramai-ramai menjarah mi instan dari truk yang terguling viral di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, warga tampak tak segan mengangkut kardus-kardus mi instan dari dalam truk yang terperosok ke sisi jalan. Beberapa dari mereka bahkan langsung kabur menggunakan sepeda motor sambil menenteng hasil jarahan. Perekam video pun sempat menegur warga dengan nada kesal karena aksi tersebut dilakukan secara terang-terangan.
Truk berwarna hijau yang menjadi sasaran penjarahan itu diketahui tidak memiliki pelat nomor.
Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Suwandi, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa aksi penjarahan baru dapat dihentikan setelah petugas dari Satlantas tiba di lokasi.
“Warga langsung bubar begitu anggota kami datang. Truk mengalami kecelakaan tunggal dan sopirnya melarikan diri. Dugaan kami, karena tidak ada pengemudi di lokasi, warga merasa bebas mengambil barang dari dalam truk,” ungkap Suwandi.
Petugas sempat mengimbau warga yang membawa kabur mi instan agar mengembalikannya, namun imbauan tersebut diabaikan. Sebagian warga memilih kabur sambil membawa hasil rampasan mereka.
"Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi truk, polisi menghubungi perusahaan pemilik barang,"kata dia.
Menurut informasi dari pihak perusahaan, mi instan tersebut dikirim dari Jambi dan ditujukan ke Palembang. Pemilik barang mengaku tidak mengetahui jika truk mengalami kecelakaan maupun jika barang dagangannya telah dijarah.
"Dari keterangan pemilik barang, mi instan tersebut dibawa dari Jambi hendak menuju ke Palembang. Sang pemilik tidak mengetahui bila mengalami kecelakaan tunggal dan mi instan yang ada di dalam truk sudah dijarah sejumlah masyarakat," ucapnya.
