Konten dari Pengguna

Eco-Fashion Unik, Mahasiswa KKN UAD Tampilkan Karya dari Sampah Plastik

Ivanda Charlietta

Ivanda Charlietta

Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ivanda Charlietta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Tampilkan Karya dari Sampah Plastik (Foto. KKN UAD)
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Tampilkan Karya dari Sampah Plastik (Foto. KKN UAD)

Daur ulang bukan cuma soal kebersihan, tapi juga kreativitas. Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan tunjukan aksi nyata lewat karya fashion ramah lingkungan.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan menggelar kegiatan kreatif berupa praktik daur ulang sampah non-organik menjadi produk (eco-fahion). Dalam kegiatan ini melibatkan proses pengumpulan dan pengolahan limbah plastik serta kain bekas untuk disulap menjadi kostum dan aksesoris unik yang kemudian ditampilkan dalam ajang fashion show anak-anak.

Mengungsung semangat reduce-reuse-recyle, mahasiswa KKN memanfaatkan sampah rumah tangga seperti kemasan plastik, botol, kresek, serta potongan kain tak terpakai untuk dijadikan eco-fashion. Salah satu karya yang menonjol adalah kostum yang dibuat oleh KKN Alternatif 97 Unit III.D.2 dengan tema “Peri Laut Biru” yang dibuat dari botol plastik bergradasi, dimana mencuri perhatian warga saat ditampilkan.

Karya Seni Eco-Fashion Hasil Daur Ulang Botol Plastik Bekas (Foto. KKN UAD)

“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa sampah bisa punya nilai jika dikelola dengan kreatif. Lewat kegiatan ini, kami juga ingin mengajak generasi muda lebih peduli terhadap isu lingkungan” ujar Humam, mahasiswa KKN selaku ketua Unit III.D.2.

Tujuan dari kegiatan ini untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah dan mendorong kreativitas dalam menciptakan produk bernilai guna dari limbah. Meskipun sederhana, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi inspirasi dalam memandang sampah tidak lagi sebagai beban tetapi sebagai peluang. Dengan aksi nyata dan pendekatan yang menyenangkan, mahasiswa KKN membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah kecil bahkan dari selembar plastik bekas.