Konten dari Pengguna

Merantau: Menantang Samudra Kehidupan

Siti Ustifatur

Siti Ustifatur

Mahasiswi Politeknik Ketenagakerjaan

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Siti Ustifatur tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto oleh littlehenrabi dari Pexel
zoom-in-whitePerbesar
Foto oleh littlehenrabi dari Pexel

Hidup bukan hanya tentang bagaimana akhirnya. Namun, hidup juga tentang bagaimana prosesnya. Yaitu proses menikmati perjalanan untuk mengejar akhir cerita. Dengan berjuang, berusaha dan berdoa sebagai teman hidup yang sebenarnya. Membangun tangga kesuksesan yang dimulai dengan cara keluar dari lingkup zona nyaman. Ketika memilih menjadi seorang anak rantauan meninggalkan kampung halaman dan memutuskan untuk hidup di tempat baru dengan budaya dan kehidupan yang berbeda, hal tersebut merupakan tantangan tersendiri bagi anak rantau, karena ada waktu dan kebahagiaan yang harus dikorbankan demi satu kebahagiaan yang lebih utama yaitu membahagiakan orang tua dengan cara mengejar mimpi dan cita-cita mulia.

Berani melangkahkan kaki keluar dari kota kelahiran demi masa depan. Yang dipenuhi perasaan akan rindu dan cemas sepanjang hari, yang memaksakan diri untuk hidup mandiri. Bukan hal yang mudah menjadi anak rantauan, banyak hal yang terjadi suka dan duka dihadapi sendiri. Di mana hidup yang mengharuskan untuk berhemat, menyelesaikan masalah dengan pikiran sendiri, mental yang tangguh, menyembunyikan sesuatu hal yang akan membuat keluarga khawatir atau cemas, dan juga kehilangan moment kebersamaan bersama keluarga, di mana semua itu hanyanyalah satu dari sekian tantangan yang akan dihadapi sebagai seorang anak rantauan.

Akan tetapi, percayalah bahwa setiap air mata, keringat, tenaga, dan waktu yang telah dilalui adalah bukti dari sebuah perjuangan yang akan melahirkan kesuksesan yang sesuai dengan harapan atau bahkan melebihi apa yang diharapkan dengan takdir Tuhan. Sebagai anak rantauan, bersyukur adalah kata yang membuat hati dan jiwa tenang. Karena apa pun yang dilakukan semua akan terasa tercukupi dan tidak akan ada beban atau merasa kurang terhadap apa yang sudah didapat.

Semua berjalan seiring berjalannya waktu, setiap yang terjadi dalam hidup anak rantau adalah sebuah bentuk proses pembelajaran agar menjadi manusia yang lebih bijak, dewasa dan bertanggung jawab untuk menghadapi tantangan dalam samudera kehidupan.

Perlu diketahui bahwa bukanlah apa yang terjadi dalam setiap rintangan hidup yang dihadapi, tapi apa yang terjadi sehingga mampu dan bisa melewati setiap rintangan hidup yang dihadapi. Kunci untuk bisa bertahan menjadi anak rantau yaitu dengan tekad dan semangat yang kuat. Jangan pernah takut untuk hidup sendiri karena sejatinya Tuhan selalu menemani.