Aksi Spektakuler Tom Cruise Siap Guncang Closing Ceremony Piala Dunia 2026

FIFA secara resmi mengumumkan bintang laga legendaris, Tom Cruise, akan menjadi salah satu yang hadir dalam upacara penutupan Piala Dunia 2026.
Setelah sebelumnya memukau dengan aksi akrobatik di Olimpiade Paris, Tom Cruise kini siap memberikan "penampilan spesial".
Kehadiran Tom Cruise di panggung final bukanlah hal yang mengejutkan bagi para penggemar, mengingat sang aktor sering terlihat memberikan dukungan dari tribun penonton selama turnamen berlangsung.
FIFA mengungkap, rangkaian pertunjukan ini akan dimulai tepat 90 menit sebelum laga final pada Senin (20/7) subuh waktu Indonesia.
Acara megah tersebut dirancang khusus untuk "merayakan perjalanan 48 tim" yang telah berjuang melalui 16 kota tuan rumah di tiga negara: Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Selain Tom Cruise, daftar pengisi acara yang dirilis FIFA menunjukkan keberagaman talenta global. Mulai dari streamer populer IShowSpeed hingga deretan penyanyi kelas dunia seperti Laura Pausini, yang sebelumnya sukses membuka Olimpiade Milan Cortina.
Panggung penutupan juga akan dimeriahkan oleh suara emas Nicole Scherzinger, peraih Tony Award sekaligus anggota Pussycat Dolls, serta bintang pop Inggris mantan anggota Take That, Robbie Williams.
Suasana khidmat dan emosional akan dibangun oleh Jennifer Hudson, penyanyi legendaris penyandang gelar bergengsi EGOT (Emmy, Grammy, Oscar, dan Tony).
Hudson dipercaya membawakan lagu kebangsaan Amerika Serikat, momen yang dipastikan akan menjadi pembuka yang sangat khidmat sebelum pertandingan dimulai.
Kehadirannya melengkapi jajaran bintan yang membuat penutupan edisi kali ini terasa sangat eksklusif dan megah.
Heimo Schirgi, selaku Chief Operating Officer Piala Dunia, menekankan pentingnya filosofi di balik acara ini.
"Upacara penutupan ini akan menyempurnakan Piala Dunia FIFA 2026 melalui musik, budaya, dan sepak bola, sebelum kita memulai pertandingan yang sangat dinanti untuk memahkotai juara turnamen yang luar biasa ini,” ujar Schirgi dilansir The Guardian.
Pertunjukan ini diproduksi melalui kemitraan dengan Balich Wonder Studio yang dipimpin oleh Marco Balich. Reputasi Balich tidak perlu diragukan lagi setelah sukses mengorkestrasi upacara pembukaan dan penutupan Piala Dunia 2022 di Qatar.
Selain upacara penutupan, laga final juga akan mencetak sejarah dengan menghadirkan half-time show pertama kalinya dalam Piala Dunia.
Sederet bintang besar seperti Shakira, Madonna, Justin Bieber, hingga megabintang K-pop BTS akan tampil menggetarkan stadion. Menariknya, vokalis Coldplay, Chris Martin, turun tangan bertindak sebagai kurator untuk memastikan kualitas setara dengan standar hiburan global.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyampaikan antusiasme melalui unggahan di media sosial. Ia percaya bahwa kolaborasi antara olahraga dan dunia hiburan ini akan menjadi standar baru di masa depan.
"Ini akan menjadi momen bersejarah bagi Piala Dunia FIFA dan sebuah pertunjukan yang layak untuk acara olahraga terbesar di dunia," tulis Infantino di Instagram.
