Diding Boneng Idap Asma dan Stroke sebelum Meninggal Dunia

Aktor senior Zainal Abidin Zeta yang dikenal dengan Diding Boneng, meninggal dunia pada Senin (3/8) pagi pukul 06.04 WIB.
Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, aktor berusia 76 tahun itu sempat berjuang melawan sakit stroke dan asma bawaan.
"Awalnya sakitnya cuma maag. Begitu ke dokter, ternyata dokter bilang ada stroke. Akhirnya disarankan opname di rumah sakit," ujar Zainal Arifin, adik Diding Boneng, ditemui di rumah duka di Pegangsaan, Jakarta Pusat.
Karena stroke, Diding Boneng harus menjalani perawatan intensif di RS Tarakan selama 10 hari. Zainal menjelaskan, selama di rumah sakit, kondisi kakaknya terus dipantau, bahkan sempat ditempatkan di unit khusus penanganan stroke sebelum dipindahkan ke ruang perawatan biasa.
Zainal menceritakan, lidah Diding Boneng sempat mengalami kekakuan sehingga sulit berbicara dengan jelas.
"Sudah nggak bisa omong, sudah kelu lidahnya karena stroke kan ketarik lidahnya," jelas Zainal.
Selain stroke, Diding Boneng ternyata memiliki riwayat penyakit asma yang sudah diidapnya sejak masa muda.
"Kalau sakitnya memang dari masa muda itu genetik ya, asma. Dia asma, saya juga asma. Karena bapak saya asma," tambah Zainal.
Diding sebenarnya sempat diperbolehkan pulang karena kondisinya dianggap membaik. Ia sudah berada di rumah selama tiga hari sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.
"Tiga hari yang lalu pulang. Alhamdulillah saya lihat juga sudah sehat, sudah baguslah, bisa jalan," kenang Zainal.
Namun, takdir berkata lain. Pada Senin pagi tadi, Diding kembali mengalami ganguan pernapasan. Diding meninggal dunia di usia 76 tahun setelah berjuang melawan komplikasi asma, hipertensi, dan stroke.
