Kumparan Logo

Matt Shadows Bicara soal Isu Layout Konser Avenged Sevenfold di Indonesia

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
M. Shadows (vokalis Avenged Sevenfold. Foto: YASUYOSHI CHIBA / AFP
zoom-in-whitePerbesar
M. Shadows (vokalis Avenged Sevenfold. Foto: YASUYOSHI CHIBA / AFP

Vokalis band heavy metal Avenged Sevenfold, Matt Shadows, memberikan klarifikasi terkait isu perubahan tata letak atau layout panggung yang sempat ramai diperbincangkan oleh fans di Indonesia.

Matt Shadows menegaskan, promotor lokal memegang peranan penting dalam kesuksesan acara tersebut. Ia memuji kinerja promotor yang telah mendampingi mereka dengan baik, termasuk pengalaman kerja sama yang memuaskan pada konser bersama Midas di masa lalu.

"Kami akan mengevaluasi masalah promotor ini karena kami memiliki pengalaman yang baik dengan mereka, begitu juga dengan Midas terakhir kali," ungkap Matt Shadows lewat akun Reddit miliknya.

Matt menjelaskan penyesuaian layout dilakukan secara strategis untuk mengakomodasi antusiasme penonton di lapangan.

"Menyangkut tiket, ketika kami memutuskan untuk menggelar pertunjukan ini, kami mendaftarkan kapasitas untuk 40.000 orang," jelas Matt Shadows.

Matt mengakui bahwa tiket kategori mahal atau Category 1 (CAT 1) sempat tersisa dan tidak habis terjual menjelang hari konser.

Memanfaatkan situasi tersebut, tim mengambil langkah cepat dengan menggeser panggung ke belakang demi membuka ruang bagi tiket kategori side view dengan harga yang lebih terjangkau.

"Ada tiket CAT 1 yang lebih mahal yang tidak terjual menjelang pertunjukan, sehingga kami dapat menggeser panggung sedikit ke belakang dan membuka lebih banyak tiket side view dengan harga yang lebih murah," paparnya.

Meski ada penyesuaian dan kekhawatiran terkait penjualan tiket, Matt membeberkan bahwa jumlah penonton yang hadir pada malam konser justru melebihi target perencanaan awal.

Hal ini menunjukkan betapa tingginya minat penikmat musik rock di Indonesia terhadap band pelantun "Hail to the King" tersebut.

"Setelah semuanya selesai dan kami mendapatkan angka, kami mendaftar untuk 40.000 kapasitas dan jumlah penonton untuk malam itu berada di antara 43.000 hingga 44.000 orang," ujar Matt dengan antusias.

Avenged Sevenfold. Foto: Dok. Wikimedia

"Jadi, sebenarnya lebih besar dari apa yang direncanakan semula. Hanya sedikit wawasan tentang cara kerja hal-hal ini," lanjutnya.

Konser Avenged Sevenfold di Indonesia sendiri meninggalkan kesan mendalam baik bagi para personel maupun ribuan penggemar yang memadati venue.

Aksi panggung yang enerjik, tata cahaya megah, serta gemuruh koor penonton melantunkan lagu-lagu hits seperti "So Far Away", "Nightmare", hingga "M.I.A" menciptakan atmosfer konser rock yang masif dan emosional.

Menutup pernyataannya, Matt Shadows mengaku puas atas konser di Indonesia. Ia sudah tidak sabar kembali menyapa para penggemar setianya di Tanah Air pada kesempatan berikutnya.

"Bagaimanapun, acara itu sangat menyenangkan dan saya tidak sabar untuk kembali ke Indonesia," tutup Matt Shadows.