Kumparan Logo

Mengenang Penampilan Bersejarah Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mahakarya legenda musik Indonesia, Guruh Gipsy, tampil perdana di panggung festival musik Synchronize Fest 2025, di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (4/10/2025). Foto: Sri Dewi Larasati/Antara
zoom-in-whitePerbesar
Mahakarya legenda musik Indonesia, Guruh Gipsy, tampil perdana di panggung festival musik Synchronize Fest 2025, di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (4/10/2025). Foto: Sri Dewi Larasati/Antara

Sebelum Guruh Soekarnoputra meninggal dunia, beliau sempat membawa Guruh Gipsy, grup legendarisnya, ke catatan sejarah yang sangat langka dan berkesan.

Momen itu tercipta di Synchronize Fest 2025, Kemayoran, Jakarta Utara, Sabtu (4/10). Untuk pertama sekaligus terakhir kalinya, album legendaris Guruh Gipsy akhirnya dibawakan secara utuh di panggung.

Rasa penasaran pencinta musik lintas generasi malam itu terbayarkan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memegang foto almarhum Guruh Soekarnoputra di TPU Karet Bivak, Jakarta, Sabtu (26/9/2026). Foto: Syawal Febrian Darisman/kumparan

Dirilis pada 1977, Guruh Gipsy, mahakarya yang memadukan gamelan Bali dengan eksplorasi progressive rock ini digagas oleh Guruh Sukarnoputra bersama sederet musisi jempolan. Di dalamnya ada Keenan Nasution, Abadi Soesman, Chrisye, Aumar Oding Nasution. serta Zahrun Hafni Harahap.

Kendati disebut salah satu rilisan paling berpengaruh dalam musik Indonesia, album tersebut belum pernah sekalipun dimainkan live oleh formasi aslinya sejak rampung direkam.

instagram embed

Maka, Synchronize 2025 jadi sejarah Guruh Gipsy yang patut dikenang.

Penonton usia paruh baya yang akrab dengan karya ini berbaur dengan generasi milenial dan Gen Z. Mereka yang selama ini hanya tahu Guruh Gipsy lewat cerita orang tua, arsip, atau rilisan fisik yang tergolong langka, saat itu bisa menyaksikan langsung.

Pertunjukan Guruh Gipsy saat itu dimulai tepat 18.45 WIB lewat atraksi teatrikal yang memukau. Alunan musik instrumental yang dipadu gamelan Bali mengiringi kemunculan Tari Barong.

Almarhum Guruh Soekarnoputra saat tampil di Synchronize Fest 2025. Foto: X/ @synchronizefest

Suasana kian hidup ketika karakter Lutung melompat lincah ke panggung, lalu melempar pisang ke arah kerumunan penonton.

Tak berselang lama, tiga pilar Guruh Gipsy mengambil peran masing-masing. Keenan Nasution duduk di drum, Abadi Soesman tampil memegang keytar, sementara Guruh Sukarnoputra memimpin langsung instrumen tradisional dan gamelan.

Repertoar musik bergulir ketika nomor klasik Smaradhana disenandungkan oleh Daryl Nasution. Lagu yang lekat dengan karakter vokal magis mendiang Chrisye ini seketika menyulut nuansa nostalgia mendalam.

Jenazah Guruh Soekarnoputra bersiap menuju pemakaman di Jalan Sriwijaya Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9/2026). Foto: Syawal Darisman/kumparan

Dinamika panggung kemudian berganti membara saat Keenan beranjak dari set drumnya untuk menyanyikan bait-bait pembuka Janger 1897 Saka.

Energi lagu tersebut kian meledak ketika Andy /rif ikut nimbrung. Nomor instrumental Barong Gundah turut dihadirkan, mempertegas kedalaman musikalitas album tersebut.

Pementasan megah ini juga melibatkan kolaborasi lintas generasi bersama sejumlah musisi dan kelompok seni, antara lain Bubi Sutomo, Irang Arkad, Biko Nasution, Kompiang Raka, Harry Murti, serta ansambel Gamelan Saraswati.

Guruh Sempat Mengenang Mereka yang Pergi

Saat itu, di balik kemeriahan aransemen, panggung sempat hening ketika Guruh mengenang tiga rekan sejawatnya yang telah berpulang, yaitu Chrisye, Oding Nasution, dan Roni Harahap.

Guruh mendedikasikan konser malam itu sebagai penghormatan kepada mereka dan keluarga yang ditinggalkan, sembari mengajak penonton mendoakan.

"Dan ini juga adalah persembahan kami untuk teman-teman semua di sini. Tapi khusus juga kami persembahkan untuk teman-teman kami yang sudah almarhum dan serta untuk keluarganya," tutur Guruh di panggung.

Chrisye Live by Erwin Gutawa di Synchronize Fest 2019 hari kedua, Sabtu (5/10). Foto: Instagram @synchronizefest

Babak musikal Guruh Gipsy yang sempat menggantung selama hampir lima dekade akhirnya tuntas disajikan. Perjumpaan perdana sekaligus perpisahan yang indah bagi panggung musik tanah air.

Kini, Guruh Soekarnoputra telah bergabung bersama tiga rekannya di Guruh Gipsy. Semoga mereka akan terus bernyanyi dan berbahagia di sana.