Spotify Rilis Best Indonesian Songs of The Year So Far, Ada Rollerblade

Spotify merilis daftar Editors' Picks: Best Indonesian Songs of The Year So Far untuk periode pertengahan 2026. Menampilkan 50 lagu pilihan, daftar ini jadi cerminan tren dan identitas musik Indonesia saat ini.
Tim editorial Spotify Indonesia menyeleksi dengan mempertimbangkan kualitas penulisan lagu, musikalitas, keunikan, hingga dampak budaya yang dihasilkan setiap karya di paruh pertama tahun ini.
"Daftar ini mencerminkan betapa beragam dan dinamisnya kancah musik Indonesia saat ini," ujar Dimas Ario, Lead Editor Spotify Indonesia, lewat keterangan resmi.
"Kami mendengar semakin banyaknya lagu Indonesia yang mengadaptasi pengaruh global tanpa kehilangan identitas lokalnya," lanjut Dimas.
Salah satu contoh eksplorasi ekstrem yang disorot adalah lagu 'rollerblade' milik no na. Dimas menjelaskan, lagu tersebut menghadirkan tabrakan budaya yang apik.
"Kami mendengar hadirnya unsur reggaeton yang dipadukan dengan irama dangdut dan lantunan gamelan," ungkap Dimas.
Keunikan lain muncul dari musisi Makassar, Rantau, melalui karya 'Dugem Vs Metal'. Dimas menilai lagu tersebut memiliki struktur yang kaya dan kompleks.
"Musiknya memadukan hip-hop underground seperti trap dengan koplo dan funkot. Lagu ini jadi lagu yang setiap kali didengarkan akan menghadirkan lapisan baru dan detail nggak terduga," tuturnya.
Pendekatan kurasi ini dilakukan secara personal dengan mengandalkan intuisi para editor yang mendengarkan ratusan lagu setiap minggunya. Spotify tidak hanya terpaku pada angka atau tren semata.
"Kami memilih lagu-lagu dalam daftar ini berdasarkan beberapa faktor, termasuk musikalitas, keunikan, kualitas artistik dan dampak yang dibawanya ke kancah musik Indonesia," tegas Dimas.
Secara artistik, daftar ini merayakan luasnya ruang eksplorasi musisi Indonesia tahun 2026, mulai dari balada pop hingga eksperimental.
Berikut adalah daftar 50 lagu dalam playlist Spotify Editors' Picks: Best Indonesian Songs of The Year So Far:
1. 20 Weeks — Galdive
2. AKU GAS! — toxicdev!, PORIS
3. Berapa Kali Kita Akan Saling Memaafkan — Pamungkas
4. bila cinta adalah sebuah propaganda (wo ai ni) — The Jansen
5. Bread & Circus — The SIGIT
6. Bulan Bintang, Garis Menyilang — Wijaya 80, Sal Priadi
7. BURN — Isyana Sarasvati, Agt. Widi
8. CATASTROPHE — Noni
9. CEO (Menyala Queen) — Toton Caribo
10. DAUN DAUN — Ghea Indrawari
11. Dia Datang — The Cottons
12. Dugem Vs Metal — Rantau, Kagutsuchi
13. GayA idup — Basboi
14. Get It — Jevin Julian, gamaliél
15. Ghost Circuit — Zeke and the Popo
16. Harmoni — Krisna Trias, Satine Zaneta
17. Hatchu!! — Salma Salsabil
18. I'd Be Lost — Thee Marloes
19. iqro’ — Raim Laode
20. Jangan Paksa Rindu – Beda — Ifan Seventeen
21. Keliling — Farrel Hilal
22. Kicau Mania — Ndarboy Genk, Banditoz Yaow 86, BoyCord
23. Lepas Kendali — Jo Soegono
24. Makasih Tuhan — Tenxi, dia
25. Mantra Akar Kamboja — Yoko City Ghost, Tengku Ryo
26. Mata Api — Charif Megarbane, Ali
27. Mata Ketiga — Andien
28. Melati — Aku Jeje
29. Melompat Lebih Tinggi — Lomba Sihir
30. Nafas — Dipha Barus, Hindia
31. navigate - ACT II : The Middle — eleventwelfth, Biru Baru
32. Nostradamus — Ken Amok, Sungkeh
33. Pertunjukan Terakhir — Danilla
34. Rabun Jauh — Bernadya
35. rollerblade — no na
36. Sederhana — Sheila On 7
37. Sempurnanya Aku — NPD
38. Sesi Potret — eńau, Ari Lesmana
39. Sikilku Iso Muni (Kakiku Bisa Bunyi) — Luisa Adreena, Azamy Syauqi, Na Willa
40. SPONTAN ( tanpa ) UHUY! — DEABDIL
41. SUPER EKSIS — Naufal Syachreza
42. Takbir Terdengar Kejam — Dongker
43. Tanggeria — BATDD
44. Teh Hijau — Tulus
45. Tenang Saja (Ini Hanya Fase) — Idgitaf
46. Terbelah Jadi Dua — Gloria Jessica, Ade Govinda
47. tinggi — Suisei, kirohta, Concerto
48. Tongkat Sihir — Katyana
49. Wals Akhir Zaman — Rony Parulian
50. Yang Paling Ibu Sayang (Outro) — Dejhan
