Food & Travel
·
13 Maret 2020 17:06

5 Fakta RM Sederhana yang Pemiliknya Pernah Jadi Tukang Cuci Piring

Konten ini diproduksi oleh Viral Food Travel
5 Fakta RM Sederhana yang Pemiliknya Pernah Jadi Tukang Cuci Piring (135715)
Ilustrasi sate padang. Foto: Safira Maharani/ kumparan
Orang bilang kesuksesan tidak datang secara tiba-tiba. Seperti perjuangan yang dijalani oleh H. Bustaman (78) asal Padang, yang sudah merantau sejak tahun 1970 ke Jakarta bersama dengan sang istri, Hj. Fatimah.
ADVERTISEMENT
Pemilik sekaligus pendiri Restoran Padang Sederhana ini ternyata hanya lulusan SD dan sudah merantau terlebih dulu di Jambi. Kisahnya sudah berbuah manis hingga saat ini, namun tahukah kamu ada perjalanan jatuh bangun yang menyertainya dalam membangun bisnis ini? Simak kisah viralnya di sini.
5 Fakta RM Sederhana yang Pemiliknya Pernah Jadi Tukang Cuci Piring (135716)
Ilustrasi nasi padang. Foto: Rivi Satrianegara/kumparan

1. Mulai dari jadi buruh cuci

Sejak merantau di Jambi, ia mengusahakan semua pekerjaan demi menghasilkan uang. Mulai dari loper koran, buruh cuci di rumah makan, dan menjadi pedagang asongan. Hal tersebut mendorongnya untuk tetap bekerja keras selama merantau di Jakarta tahun 1970.
Pekerjaan pertamanya di pulau Jawa menjadi penjual rokok menggunakan gerobak di pinggir jalan. Bersama dengan sang istri dan anak pertamanya, ia mencoba pekerjaan sambilan yakni berjualan makanan.
ADVERTISEMENT

2. Mengaku tidak bisa memasak saat awal membuka rumah makan

Sepindahnya di Bendungan Hillir, ia membuka rumah makan dengan bekal pengalamannya bekerja di rumah makan ketika merantau di Jambi. Ia juga sempat bertanya resep kepada pedagang lain asal Solok, Sumatera, yang juga membuka rumah makan di sekitar tempat tinggalnya.
Hal tersebut menjadi titik balik bagaimana ia bisa mengembangkan resep masakannya hingga saat ini. Restoran Padang Sederhana saat ini sudah memiliki 20 pilihan makanan favorit dengan kurang lebih 50 jenis makanan yang dimilikinya. Banyak juga, ya.

3. Inspirasi nama sederhana dari sang istri

Pahitnya kehidupan sempat dialaminya, mulai dari rumah terbakar, diusir oleh satpol PP, hingga tinggal di rumah pemasok sayur. Namun Bustaman tidak pernah menyerah. Ia mencoba berbagai usaha untuk tetap bertahan, apalagi setelah niat baiknya bekerja sama dengan saudara juga dikhianati.
ADVERTISEMENT
Nama "Sederhana" sendiri didapat dari sang istri yang mengatakan bahwa hal tersebut mudah diingat. Dengan disingkat "SA", ia menamai restorannya yang masih berjalan hingga saat ini. Uniknya lagi, ia sudah menjadikan nama Sederhana menjadi hak ciptanya di tahun 1990-an. Kemudian menjadikan bisnis perusahaan, PT Sederhana Abadanmitra yang sudah resmi sejak tahun 2008.

4. Sempat bersengketa dengan Sederhana Bintaro

Setiap orang tentu ingin turut sukses dengan cara yang singkat, seperti kejadian plagiasi hak cipta yang dilakukan oleh rekan dari Bustaman sendiri. Rekannya membuka cabang RM Sederhana di daerah Bintaro tanpa ada hal yang berbeda dari usaha milik Bustaman sendiri.
Hal tersebut membuat Bustaman membawa kasus ke Mahkamah Agung. Hasil putusan yang diberikan adalah hak cipta "Sederhana" menjadi milik Bustaman. Dan rekannya di Bintaro mengganti nama dengan singkatan SB atau Sederhana Bintaro. Cukup rumit, ya
5 Fakta RM Sederhana yang Pemiliknya Pernah Jadi Tukang Cuci Piring (135717)
Ilustrasi Padang. Foto: shutterstock

5. Miliki 115 cabang hingga luar negeri

Dengan pembuatan PT Sederhana Abadanmitra yang saat ini dipegang oleh keempat anaknya, memudahkan para investor untuk membuka cabang RM Sederhana ke penjuru tempat. Hingga saat ini mereka sudah memiliki 115 cabang yang tersebar di Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tenggara, Bali, hingga Malaysia.
ADVERTISEMENT
Bustaman dan Fatimah juga menginspirasi banyak restoran masakan Padang dengan menyajikan makanan di etalase depan. Tenang saja, mereka masih urun tangan untuk mengontrol dan mengelola bagian dapur dan menu masakan di Restoran Padang "Sederhana" ini, kok. Jadi rasanya akan tetap sama dengan yang pertama kali mereka buat.