Konten dari Pengguna

Manfaat Apel Merah, Salah Satunya Menurunkan Berat Badan

Viral Food Travel

Viral Food Travel

Berita viral seputar Food dan Travel

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Viral Food Travel tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manfaat Apel Merah. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Manfaat Apel Merah. Foto: Unsplash

Apel punya banyak varietas, tapi yang paling sering dijumpai adalah apel merah. Manfaat apel merah sama dengan apel lainnya. Kandungan nutrisinya pun kurang lebih sama.

Mengutip dari WebMD, apel rendah sodium, lemak, dan kolesterol. Apel juga tidak menawarkan protein, tetapi apel adalah sumber vitamin C dan serat yang baik.

Dalam satu apel memiliki sekitar:

  • 100 kalori

  • 25 gram karbohidrat

  • 4 gram serat

  • 19 gram gula

  • Berbagai antioksidan kuat

Manfaat Apel Merah

Dengan kandungan nutrisi tersebut, manfaat apel merah yang bisa dirasakan tubuh adalah sebagai berikut, sebagaimana yang dirangkum dari Healthline.

1. Dapat Mendukung Penurunan Berat Badan

Manfaat Apel Merah. Foto: Unsplash

Apel tinggi serat dan air, sehingga apel bisa mengenyangkan. Perasaan kenyang yang apel ciptakan bisa jadi strategi menurunkan berat badan, karena membantu mengatur nafsu makan.

Dalam sebuah penelitian, makan apel meningkatkan perasaan kenyang hingga 4 jam lebih lama daripada mengonsumsi jus apel dalam jumlah yang sama.

Kandungan polifenol pada apel juga memiliki efek anti-obesitas.

2. Baik untuk Jantung

Apel disebut-sebut memiliki manfaat penurunan risiko penyakit jantung. Salah satu alasannya adalah karena mengandung serat larut pada apel. Jenis serat tersebut dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah.

Alasan lainnya karena apel mengandung beberapa jenis polifenol, seperti flavonoid epicatechin yang dapat menurunkan tekanan darah. Asupan flavonoid yang tinggi juga dapat mengurangi risiko stroke.

Dalam sebuah studi disebutkan bahwa untuk setiap 1/5 cangkir (25 gram) irisan apel yang dikonsumsi per hari, risiko stroke menurun sebesar 9%.

3. Membantu Penurunan Risiko Diabetes

Manfaat Apel Merah. Foto: Unsplash

Makan apel juga dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2. Dalam beberapa penelitian ditemukan bahwa makan apel dan pir menurunkan 18% risiko diabetes tipe 2.

Kandungan antioksidan polifenol quercetin dan phloridzin yang tinggi adalah hero dalam manfaat ini.

Efek anti-inflamasi quercetin dapat mengurangi resistensi insulin, faktor besar dalam penyebab diabetes. Sementara itu, phloridzin diyakini mengurangi penyerapan gula di usus, sehingga menurunkan beban gula darah penyebab diabetes.

4. Meningkatkan Kesehatan Usus

Apel mengandung pektin, sejenis serat yang berfungsi sebagai prebiotik. Serat tidak dapat dicerna usus, sehingga pektin akan mencapai usus besar secara utuh, dan mendorong pertumbuhan bakteri baik.

Pektin di apel dapat meningkatkan rasio Bacteriodetes ke Firmicutes, dua jenis bakteri utama di usus. Dengan begitu, apel dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit kronis.

5. Membantu Mencegah Kanker

Antioksidan dalam apel menawarkan manfaat menguntungkan dalam melawan jenis kanker tertentu, seperti kanker payudara, paru-paru dan saluran pencernaan.

Dalam sebuah studi dijelaskan bahwa polifenol apel dapat menjaga agar sel kanker tidak berkembang biak. Kandungan serat apel juga berkontribusi untuk melawan kanker.

Namun, untuk manfaat ini, masih butuh penelitian lebih lanjut pada manusia.

Itulah manfaat apel merah untuk kesehatan. Semoga informasi ini membantu, ya!

(DEL)

Frequently Asked Question Section

Berapa kalori apel?
chevron-down

Dalam satu apel memiliki sekitar, 100 kalori, 25 gram karbohidrat, 4 gram serat, 19 gram gula.

Lebih bagus apel biasa atau jus apel?
chevron-down

Dalam sebuah penelitian, makan apel meningkatkan perasaan kenyang hingga 4 jam lebih lama daripada mengonsumsi jus apel dalam jumlah yang sama.

Apel dapat mencegah penyakit apa?
chevron-down

Makan apel juga dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2. Dalam beberapa penelitian ditemukan bahwa makan apel dan pir menurunkan 18% risiko diabetes tipe 2.