kumparan
19 Agu 2019 15:14 WIB

Antisipasi Teror Wonokromo Terulang,Polres Pasuruan Perketat Penjagaan

Peristiwa teror di Polsek Wonokromo, Surabaya sepertinya menjadi atensi. Kepolisian Resor Pasuruan perketat pengamanan, di antaranya memeriksa tiap kendaraan yang masuk ke dalam markas.
ADVERTISEMENT
Penjagaan ekstra ketat dilakukan sejak beberapa waktu terakhir, di antaranya dengan menambah jumlah personel di pos penjagaan pada Senin (19/8/2019) pagi hingga siang ini.
Kompol Subadar, Kabag Ops Polres Pasuruan meminta masyarakat umum dapat memaklumi upaya preventif yang dilakukan polisi. Ditegaskannya, tidak ada niatan sedikit pun untuk membuat ketakutan, karena hal ini lumrah, sebagai ikhtiar kewaspadaan bersama.
“Kita melaksanakan ini dalam rangka kewaspadaan,” ucap Subadar.
Sejumlah petugas dengan senjata lengkap terlihat berdiri, sedangkan beberapa lainnya, serius memeriksa kendaraan bermotor. Dengan metal detector dan Vehicle Inspection Mirror, polisi memeriksa bagian bawah kendaraan yang saat itu mencoba memasuki area Mapolres. Bahkan, jok motor hingga boks mobil juga diminta dibuka untuk dapat diperiksa.
ADVERTISEMENT
Tak hanya kendaraan, tas ransel hingga jaket yang dikenakan warga tak luput menjadi perhatian, diminta untuk dilepas, sampai kemudian polisi memperkenankannya masuk.
Pengetatan penjagaan ini dilakukan menyusul tragedi penyerangan polisi di Mapolsek Wonokromo, beberapa hari lalu. Dalam penyerangan itu, seorang polisi terluka akibat terkena sabetan benda tajam. Belum lagi isu terkait Papua juga tengah menghangat, seperti yang terjadi di Malang sampai kemudian merembet ke Surabaya.
Meski demikian, sampai sejauh ini wilayah hukum Polres Pasuruan diyakini masih dalam kendali dan tak terdapat gejolak.
“Alhamdulillah, sampai saat ini Pasuruan masih kondusif,” pungkas Subadar.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan