Konten Media Partner

Siswa Pusdik Brimob Tersambar Petir, Jalur Pendakian Arjuno Ditutup

WartaBromo

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Siswa Pusdik Brimob Tersambar Petir, Jalur Pendakian Arjuno Ditutup
zoom-in-whitePerbesar

Tiga siswa Pusdik Brimob Watukosek meninggal dunia saat mengikuti Dikbangspes di Gunung Ringgit, pegunungan Arjuno, Pasuruan, Senin (16/12/2019).

Buntut insiden itu, jalur pendakian ke gunung Arjuno-Welirang pun ditutup hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

“Pendakian sementara ditutup,” kata Junaedi, petugas di pintu pendakian Tretes, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Senin (16/12/2019) malam.

embed from external kumparan

Sebagai akibatnya, sejumlah calon pendaki yang tiba di lokasi pun urung naik. Mereka memilih duduk-duduk di sekitar lokasi pintu masuk sembari melihat perkembangan situasi.

Menurut petugas, penutupan jalur pendakian itu dilakukan demi keamanan pendaki itu sendiri. Pasalnya, intensitas hujan yang mulai tinggi disertai badai petir berpotensi mengancam keselamatan pendaki.

Karena itu, selain menutup jalur, para pendaki yang sebelumnya ada di atas juga diminta untuk turun. “Ya, ini kan demi keselamatan mereka juga,” jelas petugas tadi.

Seperti diketahui, tiga siswa Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Pusdik Brimob Watukosek meninggal dunia saat berada di puncak Ringgit, pegunungan Arjuno-Welirang, Senin (16/12/2019) pukul 13.00 WIB.

Sedianya, para siswa yang tergabung di Batalyon A akan melanjutkan perjalanan ke Gunung Welirang. Namun, buntut insiden tersebut, agenda itu pun batal berlanjut.