Konten dari Pengguna

Netflix Desak Pemerintah Prancis Ubah Aturan Investasi Konten

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Watch and Listen tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Netflix Desak Pemerintah Prancis Ubah Aturan Investasi Konten
zoom-in-whitePerbesar

Netflix tengah menyuarakan keberatan keras terkait kewajiban investasi konten lokal di Prancis yang dianggap sudah tidak relevan dan tidak berkelanjutan. Raksasa streaming ini menuntut adanya pembatasan nominal investasi agar ekosistem bisnis mereka tetap sehat di tengah tuntutan regulasi yang terus melonjak.

Polemik Kewajiban Investasi yang Membebani

Saat ini, Netflix wajib menyisihkan 20 persen dari pendapatan lokal mereka untuk mendanai produksi film serta serial orisinal Prancis dan Eropa. Pihak Netflix mengklaim bahwa jika angka ini terus dipatok mengikuti pertumbuhan pendapatan, maka beban finansial yang dipikul akan menjadi tidak proporsional dibandingkan dengan permintaan audiens yang sebenarnya.

Dalam pernyataan resminya, pihak Netflix menegaskan posisi mereka sebagai mitra strategis industri kreatif Prancis namun tetap perlu bersikap kritis terhadap regulasi yang ada. Seorang juru bicara mengungkapkan, “Sebagai mitra penting bagi karya kreatif Prancis dan berkomitmen untuk terus menjadi bagian di dalamnya, kami membunyikan alarm mengenai keberlangsungan aturan pendanaan bagi penyiar saat ini.”

Perjuangan Mendapatkan Akses Rilis Film Lebih Cepat

Selain persoalan kuota investasi, Netflix juga terlibat dalam tarik-ulur regulasi jendela tayang atau windowing di Prancis. Saat ini, Netflix dipaksa menunggu selama 15 bulan setelah sebuah film tayang di bioskop sebelum bisa menayangkannya di platform mereka, durasi yang jauh lebih lama dibandingkan kompetitor lain seperti Disney Plus.

Kesenjangan aturan ini menciptakan sejumlah dampak bagi operasional Netflix di Prancis, antara lain:

  • Ketidakmampuan Netflix untuk mengikutsertakan film-film mereka dalam kompetisi utama di Festival Film Cannes.
  • Pembatasan perilisan film-film besar seperti adaptasi Narnia yang harus tayang langsung secara digital tanpa penayangan di jaringan bioskop IMAX.
  • Upaya lobi berkelanjutan kepada Komisi Eropa agar kebijakan ini direvisi demi menciptakan iklim kompetisi yang lebih adil bagi penyedia layanan streaming global.