War of the Worlds Tiba-Tiba Rajai Tangga Streaming Setelah 21 Tahun

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aktor Tom Cruise
zoom-in-whitePerbesar
Aktor Tom Cruise

Genre fiksi ilmiah tentang serbuan makhluk asing memang selalu berhasil memicu adrenalin sekaligus rasa ngeri. Ketakutan akan hal-hal yang tidak diketahui berpadu dengan kepasrahan manusia yang tidak berdaya menciptakan formula ketegangan yang sempurna. Salah satu film bertema alien invasion yang paling ikonik adalah War of the Worlds, sebuah karya kolaborasi antara sutradara Steven Spielberg dan aktor Tom Cruise yang dirilis pada tahun 2005 silam.

Meskipun telah berlalu lebih dari dua dekade, film fiksi ilmiah bergenre thriller ini kembali mencuri perhatian publik secara global. Saat ini, film tersebut dilaporkan tengah menguasai tangga popularitas di berbagai platform streaming digital di Amerika Serikat. Ini menjadi momentum yang tepat bagi para pencinta genre sci-fi untuk menyaksikan kembali salah satu karya Spielberg yang sering kali dinilai kurang mendapat apresiasi yang layak secara retrospektif.

Perjuangan Bertahan Hidup dalam Keadaan Mencekam

Narasi film ini berpusat pada karakter Ray Ferrier, seorang pekerja dermaga di New Jersey yang diperankan oleh Tom Cruise. Hubungan Ray dengan kedua anaknya, Rachel dan Robbie, tergolong renggang setelah ia bercerai dari mantan istrinya. Namun, situasi keluarga yang canggung ini mendadak berubah menjadi mimpi buruk ketika badai petir aneh melanda lingkungan tempat tinggal mereka.

Ray segera menyadari bahwa bumi sedang berada di ambang kehancuran ketika mesin-mesin perang alien berteknologi tinggi mulai muncul dari dalam tanah. Alih-alih menyajikan kisah kepahlawanan untuk menyelamatkan dunia, film ini justru berfokus pada insting bertahan hidup yang realistis dan keputusasaan sebuah keluarga kecil di tengah kekacauan global.

Dominasi Box Office dan Respons Positif Para Kritikus

Saat pertama kali diluncurkan di bioskop, War of the Worlds langsung menjelma menjadi salah satu rilisan terbesar pada tahun 2005. Dengan anggaran produksi sekitar 132 juta dolar AS, film ini sukses meraup pendapatan global yang luar biasa, yakni mencapai lebih dari 600 juta dolar AS. Angka fantastis tersebut memperkokoh posisinya sebagai salah satu tontonan paling laris pada masanya.

Tidak hanya sukses secara komersial, film ini juga mendapatkan ulasan yang cukup positif dari para kritikus film. Di situs agregator Rotten Tomatoes, karya ini mengantongi skor kritikus sebesar 76 persen, sementara skor audiens berada di angka 71 persen. Para kritikus memberikan pujian khusus pada atmosfer ketegangan yang konsisten, efek visual yang melampaui zamannya, serta akting Tom Cruise yang dinilai sangat meyakinkan dalam menggambarkan kepanikan manusia biasa.

Kebangkitan Kembali Melalui Berbagai Layanan Streaming

Kini, setelah 21 tahun berlalu, sensasi mencekam dari kejaran robot raksasa tersebut dapat dinikmati kembali dengan mudah secara digital. Lonjakan popularitas film ini terjadi seiring dengan kehadirannya di berbagai platform besar seperti HBO Max, Paramount+, Apple TV, MGM+, hingga Cinemax. Kehadiran film ini di berbagai layanan tersebut memberikan akses yang lebih luas bagi generasi penonton baru maupun penggemar lama.

Kebangkitan film ini di ranah digital membuktikan bahwa elemen fiksi ilmiah yang solid dan eksekusi visual yang matang tidak akan usang dimakan waktu. Efek suara robot alien yang khas serta sinematografi yang kelam tetap mampu menghadirkan pengalaman menonton yang mendebarkan, menjadikannya salah satu warisan blockbuster yang tetap relevan hingga hari ini.