Kumparan Logo

6 Destinasi Liburan Singapura yang Ramah Balita dan Stroller Friendly

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 5 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Berkunjung ke Singapura bersama keluarga. Foto: dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Berkunjung ke Singapura bersama keluarga. Foto: dok. Istimewa

Mencari destinasi liburan yang ramah balita dan stroller friendly perlu jadi pertimbangan bagi setiap orang tua yang ingin mengajak anaknya bepergian ke luar negeri. Ya, liburan bersama balita memang membutuhkan pertimbangan ekstra. Mulai dari kemudahan membawa stroller, pilihan aktivitas, hingga waktu istirahat agar anak tidak cepat lelah.

Berbeda dengan orang dewasa, balita biasanya punya ritme tersendiri. Jadwal akan, waktu tidur siang, sampai perubahan suasana hati bisa membuat itinerary yang terlalu padat justru terasa melelahkan.

Destinasi Singapura Indoor Ramah Balita di Singapura

Destinasi indoor disarankan jika keluarga membutuhkan tempat yang lebih nyaman, terutama saat cuaca terlalu panas atau hujan. Beberapa destinasi liburan Singapura juga menawarkan fasilitas keluarga seperti akses stroller, ruang menyusui, hingga area mengganti popok.

1. Singapore Oceanarium

instagram embed

Berada di kawasan Resort World Sentosa, Singapore Oceanarium menghadirkan berbagai zona yang memperlihatkan kehidupan laut. Tidak hanya itu, atraksi ini juga mengajak pengunjung mengenal lautan dari masa lalu, masa kini, hingga masa depan.

Kamu bisa mengikuti cerita evolusi kehidupan laut melalui zona tematik, teknologi imersif, hingga habitat laut yang menampilkan berbagai spesies. Jika ke sini bersama balita, mereka bisa mendapatkan pengalaman visual melihat ikan yang mudah dipahami. Penuh warna dengan suasana laut yang menarik.

Cobalah ke area Ocean Wonders agar anak bisa melihat habitat khusus berbentuk Kreisel yang menjadi rumah bagi ribuan Moon Jellies atau ubur-ubur bulan. Atau, ke area Shark Seas yang punya Shark Tunnel. Di sini pengunjung bisa melihat spesies seperti Sand Tiger Shark, Scalloped Hammerhead Shark, dan Sandbar Shark berenang di atas atau sekitar area.

2. Exploria, Mandai Wildlife Reserve

instagram embed

Sebagian besar area Mindai Wildlife Reserve memang merupakan area outdoor. Namun, saat berlibur bersama anak, kamu bisa memilih Curiosity Cove dan Exploria yang lebih nyaman karena kedua adalah area indoor ber-AC.

Exploria sendiri punya luas sekitar 10.000 meter persegi, dan akan mengajak keluarga masuk ke dunia alam lewat permainan cahaya, suara, layar interaktif, dan berbagai pengalaman digital. Begitu masuk, kamu akan menemukan Biopool, globe raksasa yang jadi titik awal petualangan.

Ada juga Realm of the Giants yang mempertemukan anak dengan hewan-hewan raksasa seperti T.rex dan giant ground sloth. Ajak juga anak untuk ke Micro Worlds agar mereka bisa melihat kehidupan yang berukuran sangat kecil.

Menariknya, Exploria bisa diakses penuh menggunakan stroller. Anak di bawah tiga tahun juga bisa masuk gratis. Butuh ruang ganti popok, menyusui atau tempat beristirahat? Mandai menyediakan semuanya! Membuatnya jadi salah satu destinasi liburan Singapura yang ramah balita dan stroller friendly yang sayang dilewatkan.

3. Curiosity Cove, Mandai Wildlife Reserve

instagram embed

Destinasi Singapura Outdoor yang Ramah Balita di Singapura

Singapura punya banyak pilihan destinasi outdoor yang membuat liburan terasa lebih seru. Ada banyak aktivitas yang bisa dinikmati tanpa membuat agenda keluarga terasa monoton.

1. Gardens by the Bay

Keseruan bermain di Far East Organization Children's Garden. Foto: dok. Gardens by the Bay

Untuk pilihan outdoor, Gardens by the Bay jadi salah satu yang menarik sebab orang tua tetap bisa menikmati salah satu ikon Singapura, sementara anaknya punya ruang khusus untuk bermain.

Di sini, ada Far East Organization Children’s Garden yang gratis dikunjungi dan punya Toddler Play Zone untuk anak usia 1–5 tahun. Anak bisa melatih motorik lewat swaying bridge dan stepping springs, lalu bermain air di Fish Fountain yang dilengkapi terowongan air dan patung ikan warna-warni.

Gardens by the Bay juga relatif praktis untuk dijelajahi. Stroller diperbolehkan di kawasan taman. Pengunjung disarankan menggunakan lift, bukan eskalator. Nursing room juga tersedia di Far East Organization Children’s Garden. Tips tambahan, sebaiknya bawa pakaian ganti karena area water play biasanya jadi salah satu tempat paling menarik dan tidak bisa dilewatkan anak-anak.

2. Singapore Zoo

instagram embed

Singapore Zoo akan sangat menarik untuk anak-anak, terutama jika mereka senang memberikan makanan pada hewan dan berinteraksi lebih dekat dengan gajah, jerapah, dan kura-kura raksasa. Ada juga Animal Friends Presentation di KidzWorld yang berupa pertunjukan oleh anjing, kucing, kambing, burung, hingga kuda Falabella.

Di Singapore Zoo, ada tram ride yang membantu pengunjung keluarga berpindah area. Jadi, tidak perlu berjalan sepanjang hari. Ada juga tempat penyewaan stroller untuk pengunjung.

3. Sentosa Sensoryscape

Suasana malam di Sentosa Sensoryscape. Foto: dok. Sentosa Sensoryscape

Sentosa Sensoryscape bisa jadi pilihan yang lebih santai untuk dijelajahi. Jalur tamannya punya panjang 350 meter dan menghubungkan Resort World Sentosa dengan kawasan pantai melalui enam sensory gardens.

Mereka punya Tactile Trellis yang mengajak anak merasakan tekstur tanaman. Mulai dari Chinese Wormwood yang lembut hingga Juniperus yang lebih berduri. Lanjutkan perjalanan ke Scented Sphere karena keluarga bisa menikmati aroma berbagai tanaman. Di Sensoryscape juga ada Palate Playground yang dipenuhi tanaman pangan, rempah, dan herbal.

Disarankan datang menjelang sore hingga malam hari karena Sensoryscape menawarkan pengalaman ImagiNite setiap hari pukul 19.30 –21.15. Anak bisa melihat taman yang penuh dengan cahaya menarik.

Sensoryscape buka 24 jam dan gratis sehingga kamu bisa menyesuaikan waktu kunjungan dengan jam tidur dan kondisi balita. Meski tempat ini merupakan salah satu destinasi liburan Singapura yang ramah balita dan stroller friendly, tetapi tidak menyediakan penyewaannya, ya.

Apa yang Perlu Diketahui Saat Membawa Stroller di Singapura?

Ilustrasi membawa anak dengan stroller saat di Singapura. Foto: Prostock-studio/Shutterstock

Stroller boleh dibawa dalam kondisi terbuka saat menaiki MRT, LRT, dan bus umum selama ukurannya tidak melebihi 120 cm (panjang) dan 70 cm (lebar). Jika lebih besar, stroller perlu dilipat.

Di bus dan kereta, gunakan area khusus atau shared space untuk stroller. Pastikan kamu mengaktifkan rem dan gunakan pengaman yang tersedia saat naik bus. LTA juga menyarankan keluarga dengan stroller untuk menggunakan lift, bukan eskalator. Pastikan kamu sudah mengecek kebijakan destinasi sebelum berangkat, ya.

Tips Menjelajah Singapura yang Ramah Balita dan Stroller Friendly

Selain soal destinasi yang sesuai, kenyamanan liburan bersama balita juga ditentukan oleh cara menyusun ritme perjalanan. Cek beberapa poin ini untuk dipertimbangkan:

  1. Hindari terlalu banyak destinasi dalam satu hari.

  2. Kombinasi aktivitas outdoor dan indoor

  3. Cek kebijakan stroller sebelum datang

  4. Sesuaikan waktu kunjungan dengan jadwal anak.

  5. Perhatikan fasilitas keluarga di destinasi.

Jadi, sudah punya banyak pilihan destinasi liburan Singapura yang ramah balita dan stroller friendly?

Kamu bisa cek informasi selengkapnya melalui visitsingapore.com atau Instagram @visit_singaporeid agar bisa berlibur dengan balita secara nyaman.