LPPM UNP Terapkan IT-IS untuk Bangkitkan Ekowisata Nagari Dalko
Tulisan dari Yasdinul Huda tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
LPPM UNP Terapkan IT-IS untuk Bangkitkan Ekowisata Nagari Dalko

Tim pengabdian dari Departemen Teknik Elektronika Universitas Negeri Padang (UNP) yang diketuai Prof. Dr. Elfi Tasrif, M.T., sukses menerapkan Integrated Tourism Information System (IT-IS) berbasis data untuk mendukung smart tourism dan digitalisasi UMKM di Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Program delapan bulan yang didanai skema Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) 2026 ini berhasil mentransformasi tata kelola pariwisata perdesaan di lanskap Geopark Nasional Ngarai Sianok-Maninjau.
Kegiatan ini menggandeng Pokdarwis Nagari Saribu Sarasah dan 12 pelaku UMKM lokal di bawah kepemimpinan Wali Nagari Dalko, Azino Parman. Ada tiga pilar utama capaian program yang patut dicatat.
Berikut 3 pilar utama capaian program pengabdian UNP di Nagari Dalko:
1. Digitalisasi Pembukuan UMKM dan Database CRM Terpusat
Seluruh 12 UMKM mitra (100 persen) berhasil beralih dari pencatatan manual ke sistem pembukuan dan manajemen stok digital menggunakan Aplikasi Basamo NCH. Sistem ini terintegrasi dengan pusat data konsumen (Customer Relationship Management/CRM) yang berhasil menghimpun 125 kontak wisatawan terverifikasi. Pemasaran terarah via CRM terbukti mendongkrak rata-rata omzet bulanan UMKM sebesar 20 persen per bulan.
2. Pengaktifan Ekosistem Digital dalko.basamonch.com dan Google Analytics 4
Tim UNP membangun portal web resmi dalko.basamonch.com yang menyajikan e-katalog lebih 10 produk kuliner lokal, reservasi 5 unit homestay, dan kalender atraksi budaya. Portal ini terhubung dengan 20 akun bisnis digital di Google Business Profile, Instagram, dan Facebook, serta dilengkapi dashboard analitik Google Analytics 4 (GA4). Intervensi ini meningkatkan engagement rate media sosial sebesar +32,5 persen dan mendorong kenaikan kunjungan wisatawan.
3. Transfer Teknologi dan Kemandirian Kader Lokal
Guna menjamin keberlanjutan program pasca-pengabdian, tim UNP memberikan pendampingan intensif kepada dua kader teknologi lokal (Ibu Rahmi dan Ibu Yenni). Hasil asesmen kemandirian menunjukkan kedua kader meraih skor 88,5 (kategori Mahir Mandiri) dalam mengelola admin panel website, update stok produk, dan analisis trafik wisatawan. Program ini juga memberikan rekognisi 13 SKS Kampus Merdeka bagi 5 mahasiswa pelaksana dari Departemen Teknik Elektronika UNP.
"Penerapan Integrated Tourism Information System (IT-IS) ini dirancang untuk memecahkan hambatan promosi terfragmentasi dan ketiadaan data konsumen. Kami ingin memastikan teknologi digital hadir memanusiakan warga, mendongkrak ekonomi lokal, dan mewujudkan smart tourism yang mandiri di nagari," ujar Anggota Tim Pengabdi UNP, Dr. Yasdinul Huda, S.Pd., M.T.

