Konten dari Pengguna

Bahan Baku Berkualitas Menjadi Penentu Nasib Produk Pindang Di Pasaran

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dias Galuh Suciati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kegiatan Multidisiplin 1 oleh Dias Galuh Suciati berjudul Edukasi Pemilihan Bahan Baku Ikan yang Baik untuk Mempertahankan Mutu Akhir Produk Pindang di Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal.
zoom-in-whitePerbesar
Kegiatan Multidisiplin 1 oleh Dias Galuh Suciati berjudul Edukasi Pemilihan Bahan Baku Ikan yang Baik untuk Mempertahankan Mutu Akhir Produk Pindang di Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal.

Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, memiliki potensi besar di sektor pengolahan ikan pindang yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat. Namun, masih terdapat pelaku usaha yang belum menerapkan kriteria ikan segar dan penanganan bahan baku yang belum sesuai dengan standar sehingga berisiko menurunkan mutu produk.

Melalui program Edukasi Pemilihan Bahan Baku Ikan yang Baik untuk Mempertahankan Mutu Akhir Produk Pindang, masyarakat diberikan pemahaman mengenai ciri-ciri ikan segar, teknik penanganan awal yang benar, serta penerapan standar mutu bahan baku. Edukasi ini diharapkan membantu pelaku usaha memilih ikan sejak dari sumbernya, menjaga higienitas selama penanganan, dan menghasilkan produk pindang yang bermutu secara konsisten.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi. Warga menyimak materi dengan baik, aktif mengajukan pertanyaan, serta berdiskusi mengenai praktik pemilihan bahan baku ikan. Antusiasme tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk meningkatkan kualitas produk pindang dan mengembangkan usaha pengolahan ikan di Desa Tambaksari.

Kesan: “Warga Desa Tambaksari menunjukkan antusiasme dan semangat yang luar biasa, aktif bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman seputar usaha pemindangan.”

Laporan oleh: Dias Galuh Suciati