Sentuhan Pedas Balado: Ubah Wajah Pindang Untuk Dongkrak Nilai Jual

Mahasiswa Universitas Diponegoro Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Prodi Teknologi Hasil Perikanan Angkatan 2023
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Dias Galuh Suciati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengembangan produk olahan ikan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan nilai jual hasil perikanan di Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal. Selama ini, produk pindang masih dipasarkan dalam bentuk sederhana sehingga diperlukan inovasi agar lebih menarik dan memiliki daya saing yang lebih baik.
Melalui program Diversifikasi Pindang Balado sebagai Upaya Peningkatan Nilai Tambah di Desa Tambaksari, ibu-ibu Desa Tambaksari memperoleh edukasi mengenai pengertian pindang balado, bahan-bahan yang digunakan, serta tahapan pembuatannya. Setelah penyampaian materi, peserta diberi kesempatan mencicipi pindang balado yang telah dibuat, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab mengenai proses pembuatan serta peluang pengembangan produk.
Kegiatan yang berlangsung mendapatkan antusiasme yang tinggi. Ibu-ibu Desa Tambaksari menyimak materi dengan baik, aktif berdiskusi, serta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai diversifikasi pindang. Beberapa peserta juga menunjukkan ketertarikan dengan membeli produk pindang balado yang disajikan sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi olahan tersebut.
Kesan: “Pelaksanaan program kerja mendapatkan respons positif dari ibu-ibu Desa Tambaksari. Selama kegiatan, ibu-ibu mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, aktif berdiskusi, dan menunjukkan ketertarikan terhadap pengembangan produk pindang balado yang telah saya buat.”
Laporan oleh: Dias Galuh Suciati
