Pentingnya Sekolah Berbasis Pesantren

Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
Konten dari Pengguna
20 Mei 2022 13:31
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Zulfa Faizah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Sekolah berbasis pesanntren, Foto: canva.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sekolah berbasis pesanntren, Foto: canva.com

Sekolah berbasis pesantren

ADVERTISEMENT
Sekolah berbasis pesantren adalah upaya dalam mencegah paham radikalisme dan terorisme dikalangan remaja dan pelajar, serta menyiapkan kader-kader Nahdatul Ulama yang akan diterapkan di pesantren berbasis kurikulum formal.
ADVERTISEMENT
Sekolah berbasis pesantren mempelopori gagasan panduan kurikulum nasional dan kurikulum pesantren ditambah pengetahuan sikap nasionalisme dan cinta tanah air dalam kesehariannya.
Di sekolah juga akan mendapatkan ilmu umum tetapi akan lebih mendalami ilmu agama karena di sekolah sistem pembelajarannya sesuai dengan pondok pesantren.
Di sekolah yang berbasis pondok pesantren lebih mengutamakan akhlak daripada ilmu dikarenakan seorang santri yang ilmunya sudah banyak tetapi akhlaknya tidak dipakai dalam kesehariannya maka akan sia-sia ilmunya. Maka dari itu perlunya menyeimbangkan ilmu agar dapat bermanfaat.
Ketika seseorang hanya balajar di sekolah tapi tidak disertai dengan ilmu agama maka ilmu yang diperoleh akan lebih sedikit. Oleh karena itu, dengan adanya sekolah berbasis pondok pesantren menjadikan anak didiknya membentuk kader-kader kepemimpinan bangsa berkualitas dan berkarakter yang berwawasan perjuangan dengan bercirikan kenusantaraan. Sekolah berbasis pondok pesantren juga memadukan pendidikan pondok yang mempunyai daya saing nasional maupun internasional. Hal teresbut diharapkan akan muncul kader-kader penerus bangsa yang mampu memimpin bangsa dengan intelektual tinggi dan spiritual yang baik.
ADVERTISEMENT
Kemudian adapun harapan adanya sekolah berbasis pesantren yaitu sebagai berikut :
1. Menyiapkan kader pemimpin bangsa yang beriman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Menyiapkan kader yang berkualitas berkarakter dan berbudaya, serta memiliki kesetiaan terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
3. Mengembangkan sikap disiplin ketaatan kesabaran kepatuhan dan kepemimpinan melalui kegiatan keagamaan organisasi santri dan siswa ekstrakurikular maupun kegiatan lain yang berkarakter budaya bangsa.
4. Menyiapkan kalender yang mampu berkompetensi dalam lingkup nasional maupun internasional secara sportif dalam berbagai bidang dan kesempatan dengan mengedepankan aspek kebangsaan dengan kehidupan yang kita tumbuhkan dan kita tanamkan yaitu kuat gambar taat.
5. Menerapkan pendidikan yang dipadukan menjadi satu dilakukan dalam kemajuan dan mempertahankan demi anak bangsa yang akan datang.
ADVERTISEMENT
Selain belajar soal formal guna memperkuat nilai kualitas sekolah berbasis pondok pesantren menerapkan kegiatan-kegiatan diantaranya adalah menghafalkan Al-Qur'an Hadis dan mengamalkan Pancasila yang diterapkan di sekolah dengan diterapkan sila-sila dalam Pancasila tersebut :
Sila pertama, tercermin dalam kesalehan pribadi yaitu menjalankan perintah dan menjauhi larangannya.
Sila kedua, tercermin dalam kesalehan sosial yang menunjukkan sikap baik terhadap sesama seperti menghormati orang lain baik yang sesama agama atau yang berbeda agama, suku atau berbeda suku menghargai pendapat orang lain, berani mengakui kesalahan dan saling berbagi.
Sila ketiga, mengembangkan nilai-nilai persatuan dan cinta tanah air hubbul wathon minal iman yang tercermin dalam jiwa korsa setiap siswa membiasakan bertabayun dalam menerima informasi yang belum jelas kebenarannya menggunakan bahasa Indonesia kesehariannya.
ADVERTISEMENT
Sila keempat, tercermin dalam setiap pengambilan keputusan harus berdasarkan musyawarah atau kesepakatan bersama.
Sila kelima, tercermin dalam sikap saling tolong menolong menghormati baik orang lain yang sama agama atau berbeda agama, sama suku atau berbeda suku dan tidak membedakan teman sendiri.
Dengan adanya sekolah berbasis pondok pesantren tidak hanya mengajarkan kepatuhan kesopanan bahkan menjungjung tinggi nilai-nilai akhlak karimah dan menjaga pergaulan yang menjadikan radikalisme dan terorisme di zaman sekarang ini.
Pondok menambahkan kitab kuning juga menambahkan agama bagi mereka diharapkan pelajar mampu memahami Al-Qur'an secara tekstual maupun kontekstual dengan kajian-kajian tafsir Al-Qur'an, fiqih, ilmu kalam, ilmu tasawuf, ilmu nahwu dan tata bahasa sehingga mereka tidak akan tercengang berbagai ikhtilaf atau dengan perbedaan agama. Dengan pendidikan seperti ini diharapkan sekolah berbasis pesantren tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi memiliki kecerdasan emosional dan spritual yang baik pendidikan nasional yang dipandukan di sekolah berbasis pondok pesantren dan dipandukan adanya pendidikan dan Pancasila akan mencetak manusia yang berkarakter dari sisi kesalehan pribadinya dan kesalehan sosialnya yang seimbang.
ADVERTISEMENT
Manusia-manusia ini yang dibutuhkan oleh negara Indonesia dengan harapan, setelah anak didik belajar di sekolah yang berbasis pesantren dapat memberantas terorisme dan paham radikalisme di Indonesia.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020