Kapan LRT Jakarta Beroperasi Komersial? Ini Jawaban Pemprov DKI

Moda transportasi kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jakarta sampai saat ini belum dioperasikan secara komersial. Padahal, proyek ini awalnya digadang-gadang bisa beroperasi saat Asian Games 2018.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan pihaknya akan mengevaluasi lebih dalam lagi sebelum memutuskan kapan LRT Jakarta beroperasi komersial.
“Belum (waktu operasi). Saya akan melakukan evaluasi secara komprehensif. Setelah itu didapatkan baru kita akan coba umumkan kapan dia beroperasinya secara komersil,” kata di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Selasa, (9/7).
Syafrin menjelaskan, salah satu yang disoroti pihaknya adalah uji publik yang masih berjalan. Ia memastikan uji publik itu cukup berpengaruh dalam menentukan beroperasinya LRT.
“Mungkin dari hasil itu kita akan evaluasi secara menyeluruh, dari hasil evaluasi menyeluruh ini, tentu kita pahami akan banyak hal-hal yang harus dilengkapi,” ujarnya.
Meski belum ada kepastian waktu beroperasi, Syafrin menuturkan kalau LRT kedepannya akan diintegrasikan dengan transportasi publik di Jakarta khususnya Transjakarta.
“Tapi prinsipnya untuk LRT kita akan dorong integrasi dengan angkutan umum jalan yang ada. Jadi tidak hanya di Transjakarta tapi juga angkutan umum reguler lainnya yang bersinggungan dengan stasiun-stasiun LRT,” tutur Syafrin.
Sebagai catatan, LRT Jakarta merupakan proyek Pemprov DKI Jakarta. Adapun kontraktor proyek ini adalah PT Jakarta Propertindo sedangkan operatornya adalah PT LRT Jakarta.
Menurut rencana, LRT Jakarta akan beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB. Adapun tarif tiket yang dikenakan sebesar Rp 5.000 per penumpang.
Berikut Rute LRT Koridor Kelapa Gading – Velodrome:
Stasiun LRT Pegangsaan Dua (Kelapa Gading)
Stasiun LRT Boulevard Utara
Stasiun LRT Boulevard Selatan
Stasiun LRT Pulomas
Stasiun LRT Equestrian
Stasiun LRT Velodrome (Rawamangun)
