Pencarian populer

Andrea Barzagli Putuskan Pensiun di Akhir Musim

Andrea Barzagli, bek andalan Juventus itu. Foto: Isabella BONOTTO / AFP

Selepas Juventus takluk 1-2 dari SPAL 2013, Sabtu (13/4/2019) malam WIB, Andrea Barzagli umumkan keputusan untuk gantung sepatu di akhir musim ini. Keputusan ini diambil eks bek VfL Wolfsburg itu, setelah mempertimbangkan faktor usia yang akan menjadi 38 tahun per 8 Mei mendatang.

“Saya sudah memikirkan wacana gantung sepatu ini berkali-kali. Ketika menjadi seorang sepak bola, mungkin rasanya sulit memikirkan ujung karier. Tetapi, karena faktor cedera, pada akhirnya saya perlu memikirkan rencana pensiun secara serius,” kata Barzagli kepada Sky Italia.

Keputusan Barzagli bisa dikatakan tepat. Selain karena faktor umur, Barzagli kesulitan bersaing untuk tampil reguler di Juventus musim ini. Sebab utamanya ialah karena terus mengalami cedera. Alhasil, dari 10 pertandingan yang telah dilakoni Barzagli di seluruh kompetisi musim ini, terangkum catatan rata-rata bermain sebanyak 30,6 menit per laga.

Lantas, apa yang akan menjadi pilihan karier Barzagli setelah pensiun? Bek kelahiran Fiersole, Italia, itu mengaku telah memikirkan sejumlah opsi. Walau begitu, Barzagli tak ingin buru-buru dalam menentukan arah.

“Saya tertarik dengan segala hal dan akan segera menentukan pilihan dalam beberapa bulan ke depan. Menjadi manajer, pelatih, atau bahkan kolumnis? Hmm saya suka semua itu, tetapi saya perlu tahu dahulu di bidang mana saya paling cocok,” tutur Barzagli.

“Karena penting bagi saya untuk menikmati karier di bidang yang membuat rasa penasaran saya tumbuh. Saya harus tetap menjaga antusiasme dalam kehidupan saya,” lanjutnya.

Barzagli memulai kisahnya sebagai pesepak bola profesional bersama tim semi profesional bernama Rondinella Calcio pada musim 1998/99. Setelahnya, Barzagli berkelana ke tujuh klub sebelum pada akhirnya bergabung dengan Wolfsburg di musim panas 2008.

Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, dan Andrea Barzagli. Foto: AFP/Paul Ellis

Di musim debutnya di Bundesliga Jerman, Barzagli sudah menjadi kunci di jantung pertahanan Wolfsburg. Sehingga, tim berjuluk Die Woelfe itu hanya kebobolan 41 gol – salah satu yang terbaik di musim 2008/09. Perjalanan Barzagli di musim debutnya di Wolfsburg terasa kian manis karena timnya mampu menyegel titel Bundesliga.

Karena mampu menjaga konsistensi di musim berikutnya, Juventus kemudian menawarkan jalan pulang ke Italia pada musim panas 2011. Tawaran ini kemudian disambut Barzagli dengan tangan terbuka.

Setelahnya, medali demi medali terus dikoleksi Barzagli dan dia pun sempat menjadi bagian dari trio bek tangguh Juventus bersama Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini. Selama menjadi pemain Juventus, Barzagli telah merasakan dua kali menjadi runner-up Liga Champions, empat gelar Supercoppa Italia dan Coppa Italia, dan tujuh gelar Serie A.

Gelar Barzagli masih bisa bertambah, mengingat Juventus masih berlaga di Liga Champions dan hanya tinggal menunggu waktu untuk menjadi jawara Serie A musim ini.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.40