Kumparan Logo

Chelsea Susah Payah Kalahkan Slavia, Joao Felix Bersinar untuk Benfica

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Marcos Alonso merayakan gol ke gawang Slavia Praha bersama Olivier Giroud dan Antonio Ruediger. Foto: Reuters/Paul Childs
zoom-in-whitePerbesar
Marcos Alonso merayakan gol ke gawang Slavia Praha bersama Olivier Giroud dan Antonio Ruediger. Foto: Reuters/Paul Childs

Meski harus menunggu hingga menit-menit akhir laga, Chelsea akhirnya berhasil menang atas Slavia Praha dalam laga leg I perempat final Liga Europa, Jumat (12/4/2019) dini hari WIB. Gol Marcos Alonso pada menit ke-86 membawa Chelsea menang 1-0 pada laga yang dihelat di Eden Arena, Praha, tersebut.

Chelsea adalah mantan juara Liga Europa. Sementara, Slavia boleh dibilang merupakan tim kejutan musim ini. Jagoan Republik Ceko itu terakhir kali lolos ke fase gugur kompetisi antarklub Eropa pada musim 2007/08 ketika Liga Europa masih bernama Piala UEFA.

Dalam pertandingan ini sebenarnya Chelsea turun dengan skuat andalan mereka di Liga Europa. Olivier Giroud, Andreas Christensen, dan Alonso dimainkan Maurizio Sarri sejak awal. Meski demikian, mereka mendapat perlawanan alot dari tuan rumah dan hal ini bisa disimak melalui statistik pertandingan.

Chelsea memang unggul dalam penguasaan bola di angka 58%. Namun, jumlah upaya yang mereka lepaskan tidaklah sebanyak milik Slavia yang bermain dengan pakem 4-4-2 berlian. Slavia mampu menghasilkan 9 tembakan, sementara Chelsea 'cuma' mampu menghasilkan 8 percobaan.

embed from external kumparan

Walau begitu, pada akhirnya, Chelsea berhak keluar sebagai pemenang berkat Alonso. Gol tersebut datang lewat proses cantik yang diakhiri dengan umpan silang Willian Borges dari area half-space.

Alonso yang berada di kotak penalti bergerak sedetik lebih cepat dari bek Slavia yang mengawalnya untuk menanduk umpan Willian tersebut. Gol tercipta dan Chelsea pun pulang ke London dengan kemenangan. Dengan hasil ini Chelsea cuma butuh hasil imbang untuk lolos ke semifinal.

Joao Felix Menggila, Benfica Gilas Eintracht Frankfurt

Dari pertandingan yang digelar di Estadio da Luz, Lisbon, tuan rumah Benfica sukses menang 4-2 atas tamunya dari Jerman, Eintracht Frankfurt. Untuk kemenangan ini, Benfica harus berterima kasih pada bintang mudanya, Joao Felix, yang mencetak hat-trick serta satu assist untuk Ruben Dias.

Pertandingan ini sendiri, di atas kertas, berjalan berimbang. Meskipun Benfica begitu dominan dalam penguasaan bola (61%), kedua kesebelasan sama-sama mampu melepaskan 14 tembakan. Hanya, Benfica memang lebih efektif.

Joao Felix jadi bintang kemenangan Benfica atas Eintracht Frankfurt. Foto: Reuters/Pedro Nunes

Gol pertama Benfica dicetak Felix pada menit ke-21 melalui titik putih. Akan tetapi, lima menit jelang turun minum bocah ajaib Eintracht, Luka Jovic, sukses menyamakan kedudukan lewat sebuah tembakan jarak dekat. Gol Jovic itu tercipta saat Eintracht sudah bermain dengan sepuluh orang. Evan N'Dicka dikartu merah wasit untuk sebuah professional foul yang berbuah penalti Felix tadi.

Gol Jovic itu direspons dengana segera oleh Benfica. Hanya tiga menit setelahnya, Felix kembali membobol gawang Kevin Trapp. Jika gol pertama dia cetak lewat sepakan penalti, gol kedua dia hasilkan melalui sebuah tendangan keras dari luar kotak. Benfica pun masuk ruang ganti dengan kondisi unggul.

Hanya dalam tempo 10 menit usai rehat, Benfica sukses mencetak dua gol tambahan. Felix memberi assist pada Dias lewat sundulan flick-on di situasi sepak pojok sebelum mencetak gol sendiri. Gol ketiga Felix itu lahir berkat bantuan Alex Grimaldo yang mengirim umpan tarik dari sisi kiri.

Setelah itu Eintracht mencetak gol keduanya saat laga memasuki menit ke-72 melalui Goncalo Paciencia. Gol inilah yang menghidupkan harapan mereka. Sebab, dengan gol ini, kemenangan 2-0 di kandang nanti sudah cukup untuk meloloskan mereka ke semifinal.

Goncalo Guedes Pimpin Valencia Menangi Derbi Lawan Villarreal

Goncalo Guedes (kiri) jadi bintang kemenangan Valencia atas Villarreal. Foto: AFP/Jose Jordan

Laga perempat final terakhir mempertemukan dua saudara di Pantai Timur Spanyol: Valencia dan Villarreal. Laga leg I ini sendiri dilangsungkan di markas Villarreal, Estadio de la Ceramica. Sayangnya, dalam kesempatan ini tuan rumah harus mengakui keunggulan sang rival dengan skor 1-3.

Valencia sudah unggul pada menit ke-6. Memanfaatkan bola muntah hasil sepakan penalti Daniel Parejo yang diblok kiper Andres Fernandez, Goncalo Guedes sukses membuka keunggulan Los Che. Namun, tepat setengah jam sesudah itu, Villarreal mampu menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti pemain legendarisnya, Santiago Cazorla. Gol Cazorla itu membuat babak pertama berakhir imbang 1-1.

Villarreal sebenarnya mampu menahan Valencia sampai pertandingan hampir selesai. Namun, dua gol pada menit ke-90 dan 93 membuyarkan segalanya. Gol kedua Villarreal lahir dari kaki Daniel Wass lewat proses cantik yang melibatkan lima pemain. Sementara, gol ketiga kembali berasal dari Guedes. Gol ini lahir lewat serangan balik yang dituntaskan Guedes dengan finishing membentur tanah khas Mesut Oezil.

Kemenangan ini jelas memberi keuntungan Valencia. Pada leg II di Mestalla nanti mereka cuma butuh hasil imbang untuk merebut tiket semifinal.