Pencarian populer

Juventus Menuju Rekor Juara Serie A Tercepat

Juventus dengan trofi juara mereka. Foto: Giorgio Perottino/Reuters

Fokus Juventus mendua pekan ini. Karena selain berjuang di perempat final Liga Champions, Juventus harus melakoni laga penting di Serie A.

Ya, I Bianconeri memang tak boleh bersantai setelah mencuri hasil imbang 1-1 di kandang Ajax Amsterdam pada partai pertama perempat final Liga Champions, Kamis (11/4). Hanya dua hari berselang atau Sabtu (13/4), mereka kembali dijadwalkan melakoni laga Serie A kontra SPAL.

Laga terakhir masuk kategori penting, meski SPAL cuma tim penghuni papan bawah Serie A. Pasalnya, di pertandingan inilah Giorgio Chiellini dan kolega bisa memastikan diri sebagai kampiun liga.

Silakan hitung lewat klasemen terkini. Hingga pekan ke-31, Juventus membentangkan keunggulan 20 angka atas Napoli di posisi kedua. Keunggulan head-to-head juga menjadi milik sang raksasa Turin berkat dua kemenangan atas Napoli musim ini.

Dybala kesulitan tembus pertahanan SPAL. Foto: REUTERS/Alberto Lingria

Dengan begitu, Juventus tinggal membutuhkan satu poin atau hasil imbang di kandang SPAL demi mengunci gelar scudetto kedelapan secara beruntun. Apa pun hasil laga Chievo Verona vs Napoli, Minggu (14/4), tak akan lagi berpengaruh.

Bagi Juventus sendiri, kesuksesan memastikan gelar juara saat kompetisi menyisakan enam pekan bakal menghadirkan rekor baru. Mereka bisa menyandang predikat juara tercepat sepanjang sejarah Serie A.

Sejauh ini, rekor tersebut masih menjadi milik tiga tim: Torino (1947/48), Fiorentina (1955/56), serta Inter Milan (2006/07). Ketiga klub tersebut mengunci scudetto saat kompetisi masih menyisakan lima pekan.

Peluang Juventus merengkuh gelar juara tercepat tak lepas dari penampilan dominan mereka musim ini. Terlihat dari catatan 27 kemenangan, tiga imbang, dan cuma sekali kalah dari 31 pertandingan musim ini.

Juventus merayakan kemenangan atas Atletico Madrid. Foto: REUTERS/Alberto Lingria

Rapor tersebut juga membuka rekor lain bagi pasukan Massimiliano Allegri, yakni menyoal perolehan poin. Untuk kategori ini, catatan terbaik masih menjadi milik Juventus dengan koleksi 102 poin pada musim 2013/14. Saat itu, kendali tim masih dipegang Antonio Conte.

Allegri bisa melampaui prestasi pendahulunya untuk musim ini. Syaratnya, Juventus hanya boleh kehilangan dua poin saja dalam tujuh laga tersisa.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.53