Kumparan Logo

Perihal Skor Imbang Atletico vs Barcelona di Wanda Metroplitano

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Diego Costa jadi pahlawan Atletico. (Foto: JAVIER SORIANO / AFP)
zoom-in-whitePerbesar
Diego Costa jadi pahlawan Atletico. (Foto: JAVIER SORIANO / AFP)

Gol Ousmane Dembele di pengujung laga sukses menghindarkan Barcelona dari kekalahan atas Atletico Madrid, Minggu (25/11/2018) dini hari WIB. Ya, pada akhirnya kedudukan 1-1 terpampang di papan skor Wanda Metropolitano itu setelah Diego Costa sempat membawa tuan rumah unggul lebih dulu di menit 77.

kumparanBOLA merangkum laporan pandangan mata dari duel tersebut, silakan.

X post embed

Pembuktian Dembele

Oke, Dembele memang bukan pemain yang disiplin. Itulah mengapa Ernesto Valverde menepikannya saat Barcelona berhadapan dengan Real Betis. Ironisnya, El Barca kudu menelan kekalahan dari tamunya itu.

Valverde tahu benar bahwa timnya tak bisa bertumpu pada Messi dan Luis Suarez saja. Apalagi Philippe Coutinho juga kudu tak kudu absen lantaran cedera. Alhasil, mantan arsitek Athletic Bilbao itu membawa Dembele dalam lawatannya ke Wanda Mertropolitano kendati berstatus sebagai pemain cadangan.

Namun, justru dari bangku cadangan Dembele menorehkan tuahnya. Golnya di menit 90 berhasil menyelamatkan muka Barcelona. Eits, bukan sekali ini saja pemain berusia 21 tahun itu muncul sebagai pahlawan dari bangku cadangan. Awal bulan lalu Dembele juga mencetak gol kemenangan Barcelona atas Rayo Vallecano di La Liga pekan 11. Jadi, Valverde memang tak perlu menghukum Dembele lama-lama.

Ousmane Dembele. (Foto: AFP/BENJAMIN CREMEL)
zoom-in-whitePerbesar
Ousmane Dembele. (Foto: AFP/BENJAMIN CREMEL)

Gol Perdana Costa ke Gawang Barcelona

Sambil menyelam minum air, kira-kira demikian yang dilakukan Costa dalam laga dini hari tadi. Bukan cuma muncul sebagai pahlawan bagi Atletico, dia juga akhirnya berhasil menjebol gawang Barcelona untuk pertama kalinya.

Padahal, kredibilitas Costa sebagai penyerang haus gol sulit terbantahkan. Rata-rata 17,3 gol berhasil dibuatnya selama mentas di Premier League bersama Chelsea. Itu belum dihitung dengan torehan 43 gol yang diukirnya bersama Atletico hingga La Liga edisi 2013/2014 silam.

X post embed

Ironi Messi

Empat kemenangan dan sekali imbang, demikian catatan yang dipetik Barcelona tampil tanpa Messi. Menjadi ironis karena catatan mereka justru beralih minor saat pemain andalannya itu kembali merumput. Barcelona takluk 3-4 dari Betis dan yang teranyar, mereka cuma bermain imbang dengan Atletico.

Well, Messi memang rutin berkontribusi lewat 2 gol dan sebiji assist dalam dua laga yang dilakoninya. Namun, kehadiran pasangan Antonella Roccuzzo itu justru mengerdilkan peran Suarez yang sempat tampil trengginas sebelumnya.

Jangankan mencetak gol, shot on target pemain berjuluk El Pistolero itu saja masih nihil sejak kembalinya Messi. Ah, Messi memang tak selamanya mendatangkan impak positif.

Messi tak mampu menghindarkan Barcelona dari kekalahan. (Foto: Josep LAGO / AFP)
zoom-in-whitePerbesar
Messi tak mampu menghindarkan Barcelona dari kekalahan. (Foto: Josep LAGO / AFP)

Catatan Manis Barcelona di Wanda Metropolitano

Vicente Calderon menyisakan memori yang pahit bagi Atletico saat menjamu Barcelona. Pada Februari tahun lalu, mereka dipermalukan Gerard Pique dan kawan-kawan 2-1.

Sialnya, nasib Atletico tak berubah meski mereka hijrah ke Wanda Metropolitano September 2017 silam. Saat menjamu Barcelona di La Liga edisi 2017/2018, mereka gagal mempertahankan keunggulan usai Suarez menyamakan kedudukan di menit 82.

Yah, mirip-mirip dengan hasil akhir duel dini hari tadi. Pada akhirnya Barcelona memang gagal mengulangi kemenangan seperti di pertemuan sebelumnya. Namun, setidaknya Blaugrana tak pernah takluk di Wanda Metropolitano.

Barcelona harus puas pulang dengan satu angka.  (Foto: OSCAR DEL POZO / AFP)
zoom-in-whitePerbesar
Barcelona harus puas pulang dengan satu angka. (Foto: OSCAR DEL POZO / AFP)

Laga ke-500 Busquets

13 September 2008 bukan laga yang spesial untuk Barcelona. Kala itu mereka cuma bermain imbang 1-1 dengan Racing Santander di pentas La Liga. Akan tetapi, justru duel tersebut jadi tonggak sejarah baru bagi salah satu akademi La Masia, Sergio Busquets.

Sejak saat itu posisinya perlahan mulai paten di tim utama. Yaya Toure pun hengkang ke Manchester City dan Javier Mascherano kudu mundur ke pos bek sentral. Spesialisasinya sebagai pelindung sekaligus penyalur distribusi bola nyaris tak tergantikan. Kontribusinya makin lengkap berkat 28 gelar yang dipersembahkannya untuk Barcelona.

Tepat saat menghadapi Atletico dini hari tadi, Busquets telah mengemas 500 penampilan untuk Azulgrana di seluruh kompetisi. Sekaligus menjadi gelandang ketiga dengan penampilan terbanyak setelah Xavi Hernandez (767) dan Andres Iniesta (674).

X post embed